Home Ekonomi BEI Sebut Kenaikan Saham RI Tertinggi di Dunia dalam 10 Tahun Terakhir

BEI Sebut Kenaikan Saham RI Tertinggi di Dunia dalam 10 Tahun Terakhir

0
SHARE
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia | Foto: Antara/Yudhi Mahatma

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan indeks saham Indonesia mengalami kenaikan tertinggi di seluruh dunia dalam 10 tahun terakhir. Kenaikan indeks selama 10 tahun mencapai 227,60 persen.

“Tidak ada negara lain yang lebih tinggi dari itu,” kata Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10).

Nicky mengatakan, di tengah penjualan investor asing lebih dari Rp20triliun, indeks saham Indonesia tetap mengalami kenaikan 13,87 persen. Hal itu tidka pernah terjadi dalam satu dasawarsa terakhir.

Hingga saat ini, menurut Nicky, tidak ada satupun lembaga pemeringkat internasional yang tidak memberikan predikat “Layak Investasi” kepada Indonesia. Ia berharap tidak ada masyarakat Indonesia yang meragukan potensi investasi di negaranya sendiri.

Ia memprediksi pada 2030, Indonesia menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kelima di dunia, dan menjadi keempat di tahun 2050.

Dengan potensi itu, menurut dia, sudah seharusnya Indonesia menjadi tuan rumah di negaranya sendiri dengan mengampanyekan gerakan “Yuk Nabung Saham”. Gerakan itu perlu digencarkan mengingat jumlah investor pasar modal asing yang cukup dominan.

“Yuk Nabung Saham adalah keberpihakan kepada seluruh rakyat Indonesia, menjadikan investasi pasar modal terjangkau, sederhana bukan njlimet, dan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini jumlah investor baru terus bertambah dan berkontribusi 54,2 persen terhadap kenaikan transaksi saham harian sepanjang 2017, di mana 22,6 persen di antaranya merupakan kontribusi para investor individu Indonesia.

Sementara itu, di Yogyakarta hingga Agustus 2017 jumlah investor pasar modal mencapai 28.558 investor dengan total rata-rata transaksi per bulan mencapai Rp1,6 triliun dan 30 persen di antaranya merupakan kalangan mahasiswa yang mewakili golongan generasi millenial. Rata-rata mereka memiliki saham dan reksadana. (ENA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here