Home Hukum Beredar Video Kawasan Puncak Rusuh Di Media Sosial, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Beredar Video Kawasan Puncak Rusuh Di Media Sosial, Ini yang Terjadi Sebenarnya

0
SHARE
PKL Puncak Bakar Daganganya | Foto: Istimewa
PKL Puncak Bakar Daganganya | Foto: Istimewa

JAKARTA – Ratusan lapak PKL Puncak, diratakan dengan tanah oleh Satpol PP Kabupaten Cianjur. Meski tak melawan pada awalnya, para pedagang lantas membakar sejumlah benda sebagai bentuk protes.

pembakaran itu sendiri dilakukan pedagang karena menganggap Satpol PP Cianjur arogan dengan membongkar paksa di luar waktu yang sudah disepakati bersama.

Akibat aksi pembakaran yang hingga memakan badan jalan itu, lalu lintas dari kedua arah sempat macet panjang.

Selang beberapa waktu, masa yang berasal dari pedagang berhasil diredam oleh jajaran Polres Cianjur dan berhasil dibubarkan sekitar pukul 18.30 WIB.

Deni Sudarman (50) salah seorang pedagang mengaku saat itu para pedagang tengah membongkar sendiri lapak-lapaknya.

Sebab, dalam kesepakatan, pembongkaran akan dilakukan pada Kamis (12/10).

“Ini malah dilaksanakan penertiban sekarang. Padahal kami tengah membongkar kios sendiri. Terus petugas langsung maing bongkar paksa,” ujarnya, Rabu (11/10).

Ahmad (35) pedagang lainnya, menyesalkan penertiban tanpa ada upaya relokasi atau pemindahan tempat berdagang.

“Kalau di Pemkab Bogor peduli, PKL dibongkar tapi ada opsi pemindahan. Ini pemkab Cianjur sama sekali gak peduli dengan masyarakat kecil,” ujarnya.

Sikap arogan SatPol PP Kabupaten Cianjur itu disesalkan koordinator pedagang Puncak Ciloto Ujang (51).

Menurutnya, pemkab Cianjur sama sekali peduli dengan masyarakat kecil dengan membongkar lapak PKL di luar jadwal yang telah disepakati.

“Setidaknya jika sesuai dengan komitmen jadwal yang ditentukan pedagang tak akan berbuat demikian,” kecamnya.

Menurutnya, sejak puluhan tahun berdagang, baru kali ini ditertibkan.

“Sebenarnya kami menghargai pemerintah dengan membongkar sendiri lapak-lapak kami. Tapi ini kenapa mereka membongkar paksa di luar jadwal,” sesalnya.

Di sisi lain, Kasat Pol PP Kabupaten Cianjur Akos Koswara enggan memberikan tanggapan mengenai pembongkaran ratusan kios.

“Kami cuma melaksanakan tugas. Silahkan tanya ke humas pemkab,” singkatnya. (EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here