Home Regional Datangi Gereja Bedog, Ketua DPR dan Panglima TNI Kutuk Keras Pelaku Penyerangan

Datangi Gereja Bedog, Ketua DPR dan Panglima TNI Kutuk Keras Pelaku Penyerangan

0
SHARE
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto saat meninjau Gereja Bedog, Sleman. Foto: Istimewa

YOGYAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengutuk keras aksi penyerangan yang terjadi di Gereja Santa Lidwina DK Jambon Trihanggo Gamping Sleman, Jawa Tengah. Peristiwa itu mengakibatkan empat orang menjadi korban.

Hal tersebut disampaikan Bamsoet saat meninjau langsung Gereja Santa Lidwina Sleman bersama dengan rombongan Panglima TNI yang sebelumnya berkunjung ke Batam.

“Mengutuk keras tindakan yang mengganggu umat bergama,” kata Bamsoet saat meninjau langsung Gereja Santa Lidwina, Minggu (11/2).

Politikus Partai Golkar itu menyebut bahwa aparat penegak hukum kepolisian dan TNI harus mengusut kasus penyerangan ini. Menurutnya, aksi seperti ini telah merusak toleransi antar umat beragama.

Bamsoet berharap aksi penyerangan atau teror lainnya tidak kembali terjadi. Dia pun menyatakan perang atas aksi-aksi teror atau penyerangan apapun yang mengganggu ketertiban umat beragama.

“Saya sampaikan bahwa Panglima TNI jajarannya Polri dan kami DPR perang terhadap upaya yang merusak NKRI,” ucap Bamsoet.

Kejadian ini bermula dari pelaku yang masuk dari pintu gereja bagian barat, secara sporadis, dia langsung menyerang salah satu korban Martinus Parmadi Subiantoro dan mengenai punggung.

Melihat hal itu, jemaat yang berada di dekat korban langsung membubarkan diri. Tak puas, pelaku pun selanjutnya masuk ke gedung utama gereja sembari mengayunkan senjata tajam sehingga para jemaat juga membubarkan diri.

Setelah itu, pelaku langsung berlari ke arah Koor dan menyerang Romo Prier yang sedang memimpin Misa. Saat menyerang Romo, pemuda itu juga terus membabi buta menyerang jemaah lainnya.

Terparahnya lagi, pelaku mengayun-ayunkan senjata tajamnya itu ke arah Patung Jesus dan Bunda Maria di gereja tersebut. Melihat kejadian itu, jemaah melaporkan ke polisi.

Aparat pun tiba di lokasi kejadian. Awalanya mereka masih mau mencoba untuk negosiasi dan meminta pelaku menyerahkan diri. Namun, pelaku justru berusaha menyerang petugas. Sehingga petugas mengeluarkan tembakan peringatan.

Tak gentar dengan peluru polisi, pelaku masih terus menyerang petugas mengenai tangan Aiptu Al Munir, sehingga terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah pelaku dan mengenai perut pelaku sehingga dapat dilumpuhkan dan di bawa ke Rumah Sakit (RS). (NG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here