Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 19 Desember 2018

 

 

8 Anak Tim Sepakbola yang Terjebak di Gua Thailand Berhasil Diselamatkan

TK / Internasional / Selasa, 10 Juli 2018, 11:24 WIB

Pihak berwenang Thailand mengatakan empat lagi anak laki-laki tiba dengan selamat di rumah sakit hari Senin (9/7/2018). Mereka diselamatkan setelah terperangkap lebih dari dua minggu dalam gua yang banjir. | Foto: istimewa

THAILAND - Pihak berwenang Thailand mengatakan empat lagi anak laki-laki tiba dengan selamat di rumah sakit hari Senin (9/7/2018). Mereka diselamatkan setelah terperangkap lebih dari dua minggu dalam gua yang banjir.

Total sudah delapan anak laki-laki diselamatkan dalam dua hari ini. Kepada wartawan, kepala operasi penyelamatan Thailand mengatakan misi hari Senin berjalan lancar, dan meminta tiga hari lagi untuk menyelamatkan empat anak yang tersisa dan pelatih mereka dari gua Tham Luang.

Jumlah anak yang terperangkap di gua sejak Juni lalu adalah 12 orang. Dalam operasi hari Senin yang dimulai pada pukul 11.00 waktu setempat, tim terlihat membawa tandu dan seseorang berada di tandu ini sebelum dimasukkan ke ambulans.

Cuaca masih menjadi kendala utama dan dengan hujan yang tak kunjung reda, air hujan yang membanjiri lorong gua membuat misi penyelamatan menjadi sangat sulit dan berisiko.

Tim penyelamat yang terdiri dari penyelam asing kelas internasional dan Angkatan Laut Thailand SEAL memandu empat anak pertama untuk keluar Gua Tham Luang pada Minggu, (8/7). Lalu, pada Senin, (9/7), empat anak kedua berhasil dievakuasi melalui saluran sempit melewati air yang berlumpur.

"Keempat anak laki-laki itu sudah tiba di rumah sakit, semuanya aman," kata Kepala Misi Penyelamatan, Narongsak Osottanakorn dilansir Reuters, Selasa, (10/7).

Sekarang, tersisa empat anak dan seorang pelatihnya. Ketika ditanya apakah mereka berlima akan keluar bersamaan dalam upaya penyelamatan berikutnya, Narongsak mengatakan, tergantung pada rencananya.

"Kami membuat rencana untuk mengeluarkan empat orang, jika ingin mengeluarkan lima orang pada saat yang sama, otomatis akan ada perubahan rencana," ujarnya.

Operasi penyelamatan pada Senin lebih lancar dari sebelumnya dan tercatat waktu yang dibutuhkan berkurang dua jam karena para tim sudah belajar dari penyelamatan pertama. Namun dibutuhkan waktu 20 jam untuk mengganti oksigen untuk penyelamatan berikutnya.

"Kami masih membutuhkan lebih dari 20 jam untuk bersiap-siap. Semua tergantung pada alam. Jika dewa hujan membantu kita, maka kita mungkin bisa bekerja cepat. Tetapi jika dewa hujan tidak membantu, maka itu bisa menjadi tantangan,” ucap Narongsak. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Minggu, 02 Desember 2018, 15:02 WIB

PM Scott Morrison Bertemu Presiden AS Donald Trump