Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 18 Juni 2018

 

 

922 Unit Lampu Tenaga Surga Terangi Wilayah Asmat dan Jayawijaya

Ekonomi / Selasa, 20 Februari 2018, 08:26 WIB

JAKARTA - Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) memberikan 922 unit Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk 8 Distrik dan 15 Desa di Asmat dan Jayawijaya, Papua.

Dirjen EBTKE Rida Mulyana mengatakan, program pemberian LTSHE ini merupakan program pra-elektrifikasi yaitu nyala lampu bukan listrik. LTSHE difungsikan sebagai penerangan sembari menunggu jaringan listrik dari PLN masuk.

"Semangatnya kami tidak ingin masyarakat menunggu terlalu lama untuk merasakan akses penerangan berupa lampu, maka lampu tenaga surya ini dibagikan, agar dapat digunakan dan bermanfaat terutama untuk anak sekolah agar dapat belajar dengan baik di malam hari," kata Rida seperti ditulis Minggu (18/2).

Rida menambahkan, pemberian lampu tenaga surya ini menggunakan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APN) tahun 2017. Namun LTSHE ini belum sepenuhnya terlaksana karena lokasi desa terletak di wilayah pedalaman yang terpelosok serta tersebar, dan harus dijangkau melalui perjalanan laut atau sungai.

Sementara itu Bupati Asmat Elias Kambu mengusulkan untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat di Asmat.

"Di Asmat sendiri sudah terbangun PLTS yang tersebar, namun dirasakan tidak efektif. Saya melihat banyak PLTS yang tidak berfungsi karena rusak dan ada beberapa alat yang hilang karena dicuri," ujarnya.

Dengan PLTS terpusat, kata Elias, lebih mudah mengawasi dan merawatnya. Ia mengatakan, akan disiapkan satu atau dua orang masyarakat kampung setempat yang akan bertugas sebagai operator, untuk merawat dan menjaga PLTS terpusat tersebut. (ENA)

Komentar

 

Berita Lainnya