Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 21 November 2018

 

 

Ada Kejadian Mako Brimob, IHSG Tetap Meningkat

NG / Ekonomi / Sabtu, 12 Mei 2018, 11:02 WIB

Ilustras

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke atas 6.000. Jumat (11/5) pukul 11.30 WIB pada akhir sesi I, IHSG naik 108,66 poin atau 1,84% ke level 6.016,60. 

Meski naik tinggi, masih ada dua sektor yang melemah. Kedua sektor ini adalah sektor perkebunan 1,03% dan sektor infrastruktur 0,11%. 

Delapan sektor menguat, dengan kenaikan terbesar pada sektor industri dasar 2,96%. Sektor pertambangan naik 2,71%. Sektor barang konsumer naik 2,58%. 

Sektor konstruksi menguat 2,46% dan sektor manufaktur naik 2,37%. Sektor perdagangan menguat 2,23%. Sektor keuangan menanjak 1,62%. Sektor aneka industri mencatat kenaikan terkecil, sebesar 0,63%. 

Total volume transaksi mencapai 4,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,67 triliun. Ada 268 saham yang menguat di akhir sesi I. Sebanyak 97 saham melemah, dan 88 saham bergerak mendatar.  

Berikut top gainers LQ45: 

  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 9,87%
  • PT PP Tbk (PTPP) 8,45%
  • PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 8,06%

Sedangkan top losers LQ45 adalah: 

  • PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) -3,39%
  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) -1,35%
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -0,86%

Investor asing hanya mencatat pembelian bersih Rp 21,38 miliar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 49,6 miliar, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Rp 3,2 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 22 miliar. 

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah TLKM Rp 74,2 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 38,6 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 27,9 miliar. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya