Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 14 Agustus 2018

 

 

AHY Minta Maaf Gagal Jadi Cawapres

TK / Politik / Jumat, 10 Agustus 2018, 14:07 WIB

 Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY di kawasan Mega Kuningan, Jaksel, Jumat (10/8/2018). | Foto: istimewa

JAKARTA - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY meminta maaf kepada seluruh pihak yang mendukungnya karena gagal ikut berkontestasi di pemilihan presiden 2019.

"Saya mohon maaf jika karena berbagai faktor saya belum memiliki peluang untuk bisa menjadi cawapres sebagaimana diharapkan pada kader Demokrat dan serta berbagai lapisan masyarakat tadi," kata AHY di kawasan Mega Kuningan, Jaksel, Jumat (10/8/2018).

Namun AHY menghormati proses politik yang berlangsung, terutama atas keputusan Gerindra, PKS dan PAN memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres. AHY lalu bicara soal rencananya ke depan.

"What's next AHY? AHY mau ngapain?" ucap AHY dalam jumpa pers.

AHY mengatakan dalam beberapa hari ke depan dia berencana menunaikan ibadah haji bersama istri. Rencana ini sudah disiapkan lama bertetapatan dengan usianya yang kini 40 tahun.

"Mohon doanya saya dan istri akan menunaikan ibadah haji pada 15 Agustus," ujarnya.

Sementara untuk langkah politik saat ini, AHY tetap menjalankan amanah sebagai Komandan Kogasma Demokrat dalam memenangkan Pileg dan Pilpres 2019.

Di Pilpres, Demokrat akhirnya bergabung sebagai pendukung Prabowo - Sandiaga.

"Tentu saya tetap ingin menyapa masyarakat di seluruh provinsi, kabupaten, kota, dari Aceh sampai Papua," kata AHY.

Dalam jangka panjang, AHY tak menutup kemungkinan bisa maju lagi di Pilpres 5 tahun mendatang pada tahun 2024.

"Jika 5 tahun mendatang terbuka peluang lain, maka tugas saya mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," ucap AHY.

"Saya ajak masyarakat di mana pun berada, khususnya generasi muda, mari terus berbuat yang terbaik sesuai kemampuan kita," sambungnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Senin, 13 Agustus 2018, 12:51 WIB

Luhut Pastikan Ahok Dukung Jokowi-Ma'ruf




Minggu, 12 Agustus 2018, 15:02 WIB

Sandiaga: Soal Mahar Rp 500 M itu Tidak Benar