Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 23 Juli 2018

 

 

Bamsoet: Big Data Dunia Maya Jurus Menangkan Pemilu

ENA / Politik / Senin, 09 April 2018, 08:28 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo | Foto: istimewa

JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan perkembangan teknologi informasi dan era digital menjadikan big data dunia maya sebagai elemen penting dalam politik. Big data ini bahkan dapat dipergunakan sebagai salah satu cara memenangkan pilkada, pileg dan pilpres.

"Penggunaan teknologi akan menjadikan kampanye politik menjadi lebih rasional, karena berdasarkan fakta, data dan analisis yang valid," ujar pria yang biasa disapa Bamsoet ini dalam acara Orientasi Fungsionaris Partai Golkar, di Jakarta, Sabtu (7/4).

Ia menjelaskan, media sosial dan kecanggihan teknologi akan memengaruhi penilaian masyarakat terhadap partai politik, politisi, kandidat kepala daerah ataupun calon presiden. Sementara bagi politikus, teknologi digital memudahkan untuk memahami demografi, termasuk karakter masyarakat dan pemilih.

Pada zaman sebelumnya, menurut Bamsoet, politisi menganalisis potensi perolehan suara berdasarkan distrik. Misalnya, dengan membagi dapil berdasarkan mayoritas-minoritas. Setelah adanya big data, para politisi bisa memanfaatkannya untuk memetakan demografi, sejarah kontribusi pemilih dalam politik, pandangan politik pemilih hingga urusan remeh seperti konsumsi media, aktivitas di media sosial hingga status kepemilikan rumah atau kendaraan.

Ia kemudian mencontohkan pemanfaatan data pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica untuk memenangkan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat 2016. Padahal, dalam berbagai survei sebelumnya menempatkan popularitas Hillary Clinton mengungguli Trump.

"Trump telah membuktikan keampuhan penggunaan big data dari Facebook untuk memenangkan Pilpres Amerika Serikat, walaupun akhirnya Facebook terkena imbas negatif akibat kebocoran data penggunanya yang dimanfaatkan untuk kepentingan politik," tuturnya.

Karena itu Bamsoet meyakini pemanfaatan big data untuk strategi pemenangan pemilu di Indonesia tidak akan sukar diterapkan. Terlebih, saat ini pengguna smartphone di Indonesia mencapai 160 juta pengguna.

Tak hanya itu, pengguna media sosial aktif di Indonesia mencapai 130 juta orang dengan rata-rata berselancar di media sosial antara 23 menit hingga 3 jam setiap harinya. Hanya saja, kata Bamsoet, belum semuanya termanfaatkan secara maksimal. (*)

 

Komentar

 

Berita Lainnya