Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 21 Mei 2018

 

 

Bawaslu Tegaskan Parpol Tak Boleh Ikut Deklarasi Hashtag

NG / Politik / Sabtu, 05 Mei 2018, 23:13 WIB

Ilustasi.

JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, memperingatkan partai politik tidak terlibat deklarasi dan penggunaan hashtag untuk melakukan kampanye. Dia menjelaskan, KPU RI sudah menetapkan waktu kampanye mulai 23 September 2018.

Sampai waktu itu, partai politik peserta pemilu 2019 belum diperkenankan kampanye.

Sejauh ini, salah satu lembaga penyelenggara pemilu tersebut tidak mempermasalahkan soal deklarasi hastag tentang pilpres di media sosial.

"Tidak masalah deklarasi-deklarasi. Kami minta apapun deklarasi, mau mengganti, tetap 2 periode silakan. Tapi kalau sudah terlibat parpol, parpol ikut dalam deklarasi, itu kampanye di luar jadwal. Kampanye di September nanti," kata Bagja, dalam diskusi 'Politik Tagar Bikin Gempar' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4/2018).

Dia meminta kegiatan car free day (CFD) tak dimanfaatkan untuk kegiatan politik. Dia menegaskan partai politik tak boleh memanfaatkan kegiatan CFD untuk kampanye.

Menurut dia, lebih baik CFD dikembalikan kepada fungsi awal sebagai sarana olahraga dan rekreasi masyarakat.

"CFD ini tidak hanya di Jakarta. Kembali pada fungsi asalnya. Boleh pakai tagar? Ya silakan saja, kalau ada parpol tidak boleh. Sepanjang dalam koridor tidak ada pemaksaan saya yakin antar-tagar tetap dan ganti presiden bisa jalan beriringan," tutur Bagja.

Dia berharap deklarasi tagar itu dipergunakan sebagai bentuk kebebasan berpendapat dan tak ada unsur paksaan agar orang lain berpindah pendapat.

"Kami berharap ini masuk dalam bentuk kebebasan berekspresi, berpendapat. Tidak ada paksaan agar orang lain pindah pendapat, atau menghina orang lain. Kami harapkan tidak ada ketegangan masyarakat," katanya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya