Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 21 Oktober 2018

 

 

Dishub: Pemalsu Pelat Kendaraan Bisa Dipidana

TK / Nasional / Jumat, 10 Agustus 2018, 09:45 WIB

Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko | Foto: istimewa

JAKARTA - Para pengendara roda empat yang melintas di jalur perluasan ganjil genap diingatkan untuk mematuhi aturan dan tidak lagi menggunakan pelat nomor kendaraan palsu.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyampaikan pelanggar ganjil genap yang menggunakan pelat nomor palsu bisa dikenakan hukum pidana sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Pemalsuan pelat kendaraan bisa masuk ke ranah pidana," ujar Sigit Wijatmoko, Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta, Kamis (9/8).

Sigit menjelaskan, dalam Undang-undang LLAJ, pemalsu pelat nomor kendaraan bisa dikenakan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda Rp 500 ribu.

"Karena hukum itu juga harus mengedukasi, teman-teman di kepolisian masih memberi toleransi kepada pelanggar dengan memberi denda maksimal tilang," kata Sigit. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya