Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 19 Januari 2019

 

 

DPR Kutuk Keras Pembantaian Bersenjata di Papua

TK / Parlemen / Kamis, 13 Desember 2018, 20:32 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat membacakan pidato penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018/2019, pada Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/2018). | foto: istimewa

JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengutuk keras tindakan pembantaian bersenjata oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) karyawan PT. Istaka Karya di Papua yang telah menimbulkan korban jiwa.

Hal ini perlu diusut tuntas dan perlu tindakan preventif agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Dewan menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa yang mendalam terhadap para korban beserta keluarga penembakan kelompok kriminal bersenjata yang sudah bertindak di luar batas dan sesungguhnya sudah bisa dikategorikan sebagai tindakan teroris,” katanya saat membacakan pidato penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018/2019, pada Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

Bahkan Bamsoet, sapaan akrabnya, pun mendesak PBB untuk mengkategorikan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai kelompok teroris karena keberadaannya sangat meresahkan masyarakat.

“Kalau kita mau, kita bisa mendesak PBB untuk memasukan Organisasi Papua Merdeka sebagai organisasi teroris, sebagaimana definisi PBB itu sendiri. Sebab, mereka sudah membunuh secara brutal dan meneror warga sipil tidak berdosa,” ujarnya.

Ia menegaskan, tindakan kekerasan tersebut harus diimbangi dengan keseriusan pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan. Ini penting guna menjaga stabilitas papua untuk sekarang dan masa depan.

“DPR mengutuk keras kelompok pembantai bersenjata di Papua yang telah melakukan tindakan keji terhadap warga yang tidak berdosa. DPR juga berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas dan keras terhadap pelaku dan memulihkan kondisi keamanan di Papua,” tutup Bamsoet. 

Komentar

 

Berita Lainnya

Sabtu, 19 Januari 2019, 10:39 WIB

DPR Akan Fasilitasi Pengembangan Ikan Arwana





Jumat, 18 Januari 2019, 19:46 WIB

Daerah Pesisir Harus Miliki Early Warning System