Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 16 Oktober 2018

 

 

Fahri Hamzah Ragukan Statistik Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi

EP / Parlemen / Selasa, 07 Agustus 2018, 21:12 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat memberikan pemaparan dalam peluncuran bukunya di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (07/8/2018).  | Foto: istimewa

JAKARTA - Kesejahteraan yang merata kepada seluruh warga negara menjadi tujuan utama bernegara, bukan hanya sekedar progres angka statistik.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam buku ‘Mengapa Indonesia Belum Sejahtera’ yang baru diluncurkannya menyampaikan, angka-angka statistik kesejahteraan yang tersaji selama ini tampak seperti fatamorgana. Baginya kesejahteraan adalah rasa yang dialami secara riil oleh warga negara.

“Inti dari buku ini adalah kenapa statistik seperti berbohong kepada kita, kenapa kita merasakan sesuatu yang berbeda dengan apa yang dikatakan statistik,” ungkap Fahri saat memberikan pemaparan dalam peluncuran bukunya di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (07/8/2018). 

Fahri memaparkan, dalam dua bulan ini pemerintah menggempur publik dengan dua statistik penting, yang pertama mengumumkan angka kemiskinan terendah sepanjang sejarah ada di satu digit.

Lalu yang kedua adalah, adanya pertumbukan ekonomi 5,27 persen. “Nah padahal dua-duanya itu tidak menggambarkan apa yang kita rasakan,” ujar Fahri. 

Wakil Ketua Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat itu juga menyinggung soal Gross Domestic Product(GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB), yang sudah dikritik lama oleh para pakar sebagai alat untuk berbohong.

Menurut Fahri apa yang terdapat dalam GDP tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

“GDP mereka ada pada kegiatan ekonomi yang luar biasa masif, indepth, tapi faktanya sungai kita rusak, hutan kita hancur, polusi udara di mana-mana, kualitas kehidupan yang makin rendah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, buku ini dibedah oleh ekonom Fuad Bawazier, Guru Besar Rokhmin Dahuri dan Tenaga Ahli Kesra DPR RI Gianto. Diskusi ini dimoderatori oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay.

Peluncuran ini pun dihadiri oleh berbagai kalangan. Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar pun turut memberikan sambutan sebelum diskusi digelar. Hadir juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Selasa, 16 Oktober 2018, 15:17 WIB

Bamsoet Desak Polri Usut Peluru Nyasar