Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 19 September 2018

 

 

Film Sekala Niskala Karya Kamila Andini Menang di Festival Film Berlinale

TK / Gaya Hidup / Senin, 26 Februari 2018, 16:46 WIB

Film 'Sekala Niskala' (The Seen and Unseen) karya Kamila Andini memenangkan penghargaan film terbaik di Berlin International Film Festival 2018 dalam program Generation Kplus Internationaly Jury. | Foto: instagram @kamilandini

BERLIN - Film 'Sekala Niskala' (The Seen and Unseen) karya Kamila Andini memenangkan penghargaan film terbaik di Berlin International Film Festival 2018 dalam program Generation Kplus Internationaly Jury. Selain itu, film ini juga meraih hadiah senilai 7.500 Euro dari Deutsches Kinderhilfswerk (Yayasan Bantuan Anak Jerman).

Menurut dewan juri, hadiah ini diberikan kepada sutradara yang memiliki visi sinematik yang istimewa. Film yang bercerita dengan puitis tengan kehidupan yang seimbang dan yang tak seimbang.

Film ini juga menyampaikan perjalanan jiwa melalui kepedihan, kemarahan dan penerimaan. Film ini, disebut telah menyentuh setiap hati yang menontonnya melalui kosmos yang unik. Film yang merangkul resiko, keaslian dan mistis yang tergambar dalam tarian yang difilmkan dengan halus.

Ditemui setelah acara penghargaan tersebut, Kamila Andini mengatakan bahwa film ini ia persembahkan untuk masyarakat di Bali orang orangnya, kulturnya, talentnya.

"Senang sekali bisa memberikan sesuatu buat Indonesia," kata Kamila.

Ia mengaku bahagia jika penghargaan tersebut dapat menjadi bentuk kontribusinya bagi Indonesia serta industri filmnya. Namun dia sendiri tak yakin Indonesia memiliki ruang apresiasi yang sepadan.

"Apabila melalui penghargaan ini saya bisa berkontribusi untuk Indonesia dan industri filmnya, ini tentu sesuatu yang membahagiakan karena sejak awal, saya membuat film ini sebagai canang (persembahan) untuk budaya Indonesia, walaupun saya tidak tahu apakah Indonesia dan masyarakatnya punya ruang untuk film-film seperti ini," ujar Kamila, menyoroti produksi film ini yang tanpa bintang besar dan tanpa dana besar seperti film-film komersial lain.

"Namun saya yakin bahwa budaya kita, bakat-bakat yang kita miliki, punya cara sendiri untuk memesona dan diapresiasi," sambungnya.

Film Sekala Niskala berkisah tentang saudara kembar yang berusia 10 tahun, lelaki dan perempuan, bernama Tantra dan Tantri. Anak kembar laki dan perempuan di Bali menjadi simbol keseimbangan. Suatu ketika Tantra menderita sakit serius dan perlahan kehilangan kesadaran. Film ini mengungkap bagaimana beratnya seorang anak yang akan berpisah dengan saudara kembarnya yang meregang nyawa.

Tantri mencoba mengerti apa yang tengah ia hadapi. Setiap malam ia bertemu menari bermain bersama Tantra dalam suasana magis. Andini banyak bermain dengan cahaya terang bulan, pagi, cahaya dan bayangan dengan sangat apik.

Film ini digarap selama 5 tahun dan mendapat beragam dukungan, seperti dari Hubert Bals Fund, Asia Pacific Screen Awards Children’s Film Fund, Cinefondation La Residence, dan Doha Film Institute. Pendanaan juga didapat lewat sistem urun dana yang membuat para donatur secara otomatis menjadi co-producer.

Sekala Niskala akan diputar di bioskop Indonesia mulai Kamis 8 Maret 2018. Sebelum dirilis di bioskop, ada sedikitnya 27 komunitas di 23 kota yang mengadakan acara pemutaran film-film Kamila sebelum Sekala Niskala, yaitu MemoriaFollowing Diana, dan The Mirror Never Lies.*

Komentar

 

Berita Lainnya

Minggu, 16 September 2018, 20:44 WIB

Joko Anwar Angkat Kisah Wewe Gombel di Serial HBO



Minggu, 12 Agustus 2018, 14:43 WIB

478 Peserta Meriahkan Ancol Aquathlon 2018



Senin, 30 Juli 2018, 16:57 WIB

IM3 Ooredoo Hadirkan Paket Komunikasi Haji