Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 21 Oktober 2018

 

 

Gudang Sarang Walet Runtuh di Cirebon. 7 Orang Tewas

TK / Regional / Senin, 16 April 2018, 15:12 WIB

 Sebanyak 7 orang meninggal dunia akibat tertimpa bangunan gudang sarang burung walet yang berada di Desa Gegesik Wetan Blok III, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, pada Senin (16/4/2018). | Foto: istimewa

CIREBON - Sebanyak 7 orang meninggal dunia akibat tertimpa bangunan gudang sarang burung walet yang berada di Desa Gegesik Wetan Blok III, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, pada Senin (16/4/2018).

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra menjelaskan kejadian bangunan runtuh berupa tembok gudang walet yang menimpa sanggar seni itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Risto mengatakan kejadian tersebut terjadi ketika sejumlah pelajar dari SMPN1 Gegesik tengah berlatih gamelan.

"Sanggar itu milik saudara Suherman (48), kejadiannya ketika siswa dari SMPN 1 Gegesik latihan gamelan. Tiba-tiba tembok runtuh," kata Risto melalui pesan singkatnya.

Selain menewaskan tujuh orang, sambung Risto, runtuhnya tembok gudang walet yang menimpa sanggar milik Suherman itu mengakibatkan dua korban lainnya terluka parah.

"Total delapan orang, tujuh meninggal, satu masih kritis, dan satu hanya luka ringan. Jadi yang selamat dua orang," ujar Risto.

Untuk korban yang meninggal sebanyak 7 orang, yakni Andra (13), Arid (13), Fada (13), Fardi (14), Adzikri (14), Suparti (13), dan Suherman (48). 

Sedangkan terdapat satu orang korban luka berat yang bernama Tri Intan (13) dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Ciremai Cirebon. “Untuk korban luka ringan ada satu orang bernama Fitri (13) dan korban selamat ada 2 orang,” jelasnya.

Kasubag Humas RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon Slamet Riyadi mengatakan sekitar pukul 11.30 WIB delapan korban akibat kejadian tersebut dibawa ke RSUD. Namun, menurut Slamet tujuh korban sudah dalam kondisi meninggal. 

"Tujuh sudah meninggal waktu dibawa ke sini. Hanya satu yang dirawat karena kondisinya kritis, sekarang masih di IGD," kata Slamet Riyadi saat ditemui di RSUD Arjawinangun Cirebon. 

Slamet menjelaskan tujuh jasad korban runtuhnya gudang walet tersebut sudah dibawa ke rumah duka masing-masing.

"Sekitar pukul 13.30 sudah dibawa keluarganya. Sudah pulang semua, hanya yang korban yang kritis, yang masih di sini. Paling parah itu lukanya di kepala, semuanya," ujar Slamet. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya



Rabu, 17 Oktober 2018, 11:52 WIB

Ini Penyebab Air PDAM Solo Jadi Merah Darah