Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 17 Desember 2018

 

 

Habib Bahar Mengaku Belum Terima Surat Panggilan, Ini Kata Polisi

TK / Hukum / Senin, 03 Desember 2018, 11:10 WIB

Habib Bahar bin Smith | foto: istimewa

JAKARTA - Bareskrim Mabes Polri menyatakan telah mengirimkan surat panggilan‎ pemeriksaan untuk Habib Bahar bin Smith pada Jumat, 30 November 2018.

Habib Bahar dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan ujaran kebencian terhadap kepala negara, pada hari ini, Senin (3/12/2018).

Habib Bahar mengaku belum menerima surat panggilan pemeriksaan dari pihak kepolisian hingga hari ini. Kemungkinan, Habib Bahar tidak memenuhi panggilan pemeriksaan pada hari ini, lantaran belum ada surat panggilan yang diterimanya.

"Belum ada surat panggilan. Belum dapat," singkat Habib Bahar saat dikonfirmasi, Senin (3/12/2018).

Meski demikian, polisi tetap mengagendakan pemeriksaan Habib Bahar pagi ini.

"Akan diperiksa oleh Subdit Kamneg (Keamanan Negara) Direktorat Tindak Pidana Umum sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB lah," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (3/12).

Polisi menyebut Bahar memiliki banyak alamat tempat tinggal. Polisi telah mengirim surat panggilan pemeriksaan ke alamat rumah Bahar.

"Untuk alamatnya Habib Bahar banyak. Jumat sudah dikirim ke alamat rumah, namun ternyata beliau di ponpes (pondok pesantren)," jelas Dedi.

Polisi menegaskan jika Bahar tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang pertama, penyidik akan langsung mengirim surat panggilan pemeriksaan yang kedua.

"Apabila tidak datang, akan dipanggil kedua di alamat ponpes atau alamat tempat tinggal yang lain," ucap Dedi.

Diketahui sebelumnya, Habib Bahar bin Smith dilaporkan ke Polisi lantaran isi ceramahnya saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Batu Ceper, Tangerang, pada 17 November 2018.

Dalam video yang dilaporkan ke polisi berdurasi 60 detik itu, Habib Bahar dianggap menghina Jokowi karena menyebut kepala negara tersebut banci. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya