Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 15 Desember 2018

 

 

Jadi Tuan Rumah CEAPAD, Indonesia Tegaskan Komitmen Bangun Kemandirian Palestina

TK / Nasional / Jumat, 01 Juni 2018, 11:39 WIB

Wakil Menteri Luar Negeri, A.M. Fachir saat membuka secara resmi Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestine Development Senior Officials' Meeting (CEAPAD SOM) di Hotel Borobudur, Jakarta (31/8/2018). | Foto: istimewa

JAKARTA - CEAPAD merupakan forum kerja sama regional yang sejalan dengan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan bangsa Palestina dalam memperoleh kemerdekaan dan membangun kemandirian.

Hal ini dikemukakan Wakil Menteri Luar Negeri, A.M. Fachir saat membuka secara resmi Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestine Development Senior Officials' Meeting (CEAPAD SOM) di Hotel Borobudur, Jakarta (31/8/2018).

Wamenlu Fachir mengajak negara-negara CEAPAD untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan dan program peningkatan kapasitas yang lebih konkret, dapat dilaksanakan, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat Palestina.

"Delegasi peserta CEAPAD SOM menyuarakan kecaman terhadap penggunaan kekerasan yang terjadi di Palestina beberapa pekan terakhir," ujar Wamenlu.

Ketua Delegasi RI, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Kemlu RI, Cecep Herawan, menegaskan bahwa kondisi yang kondusif diperlukan untuk keberlangsungan upaya pembangunan di Palestina.

Cecep Herawan menjelaskan bahwa pertemuan ini mengidentifikasi dan mengevaluasi program bantuan pembangunan yang telah diberikan oleh negara-negara peserta CEAPAD kepada Palestina sejak Pertemuan Tingkat Menteri CEAPAD Kedua di Jakarta tahun 2014.

“Pertemuan juga membicarakan upaya peningkatan koordinasi penyaluran bantuan pembangunan kepada Palestina agar dapat dilakukan secara lebih efektif," jelas Cecep Herawan.

Selain itu, lanjutnya, pertemuan membahas upaya penyaluran bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina melalui UNRWA yang sedang mengalami masalah finansial.

CEAPAD SOM dihadiri oleh pejabat-pejabat senior dari sembilan negara yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Palestina, Singapura, Thailand, dan Vietnam serta dua organisasi internasional yaitu United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) dan Islamic Development Bank (IDB).

Hasil CEAPAD SOM ini akan dibahas lebih lanjut dalam Pertemuan Tingkat Menteri CEAPAD Ketiga yang direncanakanakan diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada bulan Juni 2018. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Jumat, 26 Oktober 2018, 09:42 WIB

Heri Gunawan: Dana Desa Tak Bisa untuk Kelurahan