Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 19 November 2018

 

 

Jenazah Jannatun Korban Lion Air Tiba di Rumah Duka

TK / Regional / Kamis, 01 November 2018, 11:18 WIB

Surtiyem, ibu dari Jannatun Cintya Dewi sempat pingsan saat jenazah anaknya yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 tiba di rumah duka, di Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo. | Foto: istimewa

SIDOARJO - Surtiyem, ibu dari Jannatun Cintya Dewi sempat pingsan saat jenazah anaknya yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 tiba di rumah duka, di Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo.

Jenazah Jannatun atau yang biasa dipanggil Yayas ini tiba di rumah duka pada Kamis, sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung dibawa masuk ke dalam ruang tamu rumah keluarga.

"Ya Allah anakku," kata ibu korban dengan suara lirih sebelum pingsan.

Tampak pula adik korban, Nadzir Ahmad Firdaus (17) berkali-kali menyeka air matanya. Sementara itu, Bambang Supriyadi, ayah korban terlihat lemas dan didampingi oleh keluarga saat menuju ke lokasi pemakaman.

Jenazah disemayamkan di rumah duka sekitar 15 menit sebelumnya akhirnya dibawa warga dan rekan korban ke Masjd Al-Hidayah yang berjarak sekitar 300 meter, untuk disalati.

Kalimat tauhid pun berkumandang saat dibawa ke masjid. Karangan bunga tampak berjejer-jejer di pinggir jalan.

Beberapa saat kemudian, jenazah langsung dibawa ke TPU Dusun Plumpon Desa Suruh, yang berjarak 100 meter.

Korban yang bekerja sebagai staf di Kementerian ESDM itu meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat awal pekan lalu, sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta untuk tujuan ke Pangkalpinang.

"Kami dari Kementerian ESDM merasa kehilangan salah satu putri terbaik yang ada di tempat kami," kata perwakilan Sekjen Kementerian ESDM Endang Sutisna usai pemakaman di tempat pemakaman umum Desa Suruh, Sidoarjo.

"Kami sangat merasa kehilangan atas peristiwa ini, kalau ada kesalahan semoga bisa dimaafkan supaya jenazah almarhumah ini diterima Tuhan Yang Maha Esa," sambungnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Jumat, 16 November 2018, 12:57 WIB

Tiga Pembunuh Sopir GrabCar di Palembang Ditangkap