Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 24 Juni 2018

 

 

Kantor Staf Presiden: Isu SARA dan Hoax Tak Lepas dari Peran Konsultan Politik

Politik / Jumat, 23 Februari 2018, 09:06 WIB

JAKARTA - Konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan ide strategi kampanye yang memantik isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) demi kemenangan kandidat yang menggunakan jasanya. Hal itu dikatakan Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo.

"Cara-cara seperti isu SARA dan hoax itu bisa juga tak lepas dari peran konsultan politik. Ia jadi aktor penting juga menciptakan ini. Jangan sampai dianggap jadi konsultan ujaran kebencian, ya," kata Eko saat menghadiri sebuah diskusi di Universitas Atmajaya, Jakarta Selatan, (21/2)

Menurut Eko, penggunaan ide isu SARA dalam kampanye sama seperti upaya menghalalkan segala cara agar kandidat bisa menang. Fakta itu menjadi paradoks tersendiri bagi iklim demokrasi yang menjunjung tinggi keadilan, kejujuran dan kesamaan hak bagi para kandidat untuk berkontestasi secara sehat.

Eko mengatakan dampak serius yang ditimbulkan dari penggunaan isu SARA dapat menyebabkan polarisasi dan perpecahan dalam masyarakat. Oleh sebab itu, Eko meminta kepada konsultan politik yang mendampingi kandidat di Pilkada serentak tahun ini dan Pilpres 2019 mendatang, dapat memberikan masukan soal metode kampanye sehat tanpa menggunakan isu SARA dan menyebarkan kabar bohong (hoax).

Ia berharap agar para konsultan politik bisa lebih menonjolkan visi, misi dan program unggulan dari kandidat yang menggunakan jasanya, ketimbang menggunakan isu SARA maupun menyebarkan hoaks. (ENA)

Komentar

 

Berita Lainnya




Jumat, 15 Juni 2018, 23:13 WIB

Bawaslu: Rawan Money Politics Saat Idulfitri