Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 15 Agustus 2018

 

 

Kapolri: 1 Juta Personel Gabungan Siap Amankan Pilkada 2018

TK / Nasional / Rabu, 14 Maret 2018, 14:55 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018). | Foto: istimewa

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan sebanyak 1.107.310 personel gabungan terlibat dalam pengamanan Pilkada Serentak 2018. Para personel terdiri dari unsur Polri, TNI, dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas).

"Jumlah pasukan yang kita libatkan untuk Pilkada Serentak 1.107.310 personel. Polri 184.013 personel, TNI 99.559 personel, dan Linmas 823.738 personel terutama untuk TPS (tempat pemungutan suara)," kata Tito dalam rapat bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

Adapun teknis pengamanan nantinya terbagi dalam tiga ring. Di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dipastikan dijaga pula personel Polri.

"Nanti seperti biasa ada pembagian, ring satu, ring dua dan tiga. TPS yang kita anggap aman, rawan, dan sangat aman," ujar Tito.

Selain itu, kata dia, personel Polri maupun TNI juga disiapkan untuk mengantisipasi suatu daerah yang terjadi keadaan darurat. Sebanyak 41.333 personel Brimob Polri disiapkan untuk itu.

"Kita juga persiapkan pasukan yang standby baik Polri maupun TNI. Polri itu Brimob 41.333 personel," jelasnya.

Tito mengungkapkan, terdapat 13 daerah yang melaksanakan pilkada dengan calon tunggal. Di daerah itu, Polri tidak memberikan pengamanan ekstra, sebab situasinya dipastikan aman.

"Petugas akan kita kerahkan ke daerah yang kita anggap rawan. Dengan kekuatan ini kami merasa confident. Crossing antar partai, isu agama tidak muncul, isu agama tidak muncul," kata Tito.

Sedangkan anggaran untuk pengamanan Pilkada Serentak 2018, kata dia, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di daerah yang melaksanakan pesta demokrasi itu.

"Sudah dipenuhi sebanyak 64,61%. Sedangkan Mabes Polri memiliki dana kontigensi. Yang jumlahnya sekitar Rp300 miliar, yang bisa kita gunakan untuk keadaan tertentu, maka kita bisa bergerak dengan cepat dengan sistem back up antar wilayah. Kalau kurang akan ditambah dari Mabes Polri dan satuan TNI," pungkasnya. (*)

 

Komentar

 

Berita Lainnya


Selasa, 14 Agustus 2018, 22:27 WIB

Wakapolri Komjen Syafruddin Jadi Menpan RB