Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 17 Desember 2018

 

 

Kapolri: Arus Mudik Lebaran Tahun Ini Lebih Lancar

TK / Nasional / Kamis, 14 Juni 2018, 17:28 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan patroli arus mudik pada H-1 Lebaran 2018 melalui pantauan udara, Kamis (14/6/2018). | Foto: istimewa

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan patroli arus mudik pada H-1 Lebaran 2018 melalui pantauan udara. 

"Secara umum arus mudik sampai sekarang sudah lancar dan jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Kapolri Tito di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (14/6/2018).

Dari evaluasi yang dilakukan, Tito mengatakan arus mudik terpecah dalam beberapa hari, sehingga tidak menyebabkan kepadatan kendaraan.

"Meskipun kita melihat ada 6 titik pelambatan, tapi bukan macet total. Ini pelambatan itu bukan berhenti," ujarnya.

Meski relatif lancar, Tito juga menyebutkan ada beberapa titik kemacetan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada 12-13 Juni 2018 yang mengakibatkan kendaraan padat merayap sepanjang KM 10 sampai dengan KM 47.

"Itu karena ada penyempitan di kiri yang sedang dibangun LRT dan di kanan karena ada jalan atas atau elevated," kata Tito. Menurut dia penyempitan inilah yang menjadi sumber kemacetan.

Tito menuturkan, arus kendaraan di Gerbang Tol Cikarang Utama ini hari ini juga sudah sepi. Dia memantau hanya ada antrian kendaraan sepanjang 10 meter hingga 20 meter. 

Setelah itu, Tito mengatakan arus mudik di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sempat ada antrian di beberapa titik beberapa waktu lalu. Namun kemacetan itu sudah terurai hari ini.

"Setelah itu Cipali yang kemarin macet panjang, juga sudah lancar. Informasi sudah saya cek ke Kapolda Jateng dan Kapolda Jabar di sana arah selatan aman lancar. Termasuk, Nagrek ya," tuturnya.

Tito pun mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri, terutama yang bertugas di Mabes Polri, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Keberadaan anggota Polri dalam mengatur arus mudik sangat membantu.

"Rekan-rekan melakukan pengaturan-pengaturan. Ini sangat membantu sekali. Untuk itu, saya sampaikan terima kasih saya kepada jajaran. Sekali lagi, ini operasi kemanusiaan. Harapan masyarakat tinggi kepada kita sekaligus pengabdian kita kepada masyarakat," jelasnya.

Tito menjelaskan kelancaran arus mudik ini tak lepas dari kebijakan pemerintah yang menambahkan jumlah hari libur Lebaran Idul Fitri mulai 11 hingga 20 Juni 2018.

Tito pun memperkirakan puncak arus balik mudik tahun ini akan terjadi pada 19-20 Juni 2018.

"Kita perkirakan arus balik bisa tanggal 18 (Juni 2018), tapi pasti 19-20 (Juni 2018) sudah kembali, karena tanggal 21-22 itu sudah mulai bekerja. Tapi mungkin juga ada yang berlibur, karena dia kan (libur) sampai hari Sabtu dan Minggu, yakni 23, 24, 25, 27 udah pemilu untuk daerah," jelas Tito.

Untuk itu, Tito mengimbau masyarakat yang hendak kembali ke Jakarta pulang lebih dulu, yakni pada 17 Juni 2018. 

"Jadi kita beri imbauan ke masyarakat kalau ingin kembali tanggal 17 (Juni 2018), pulang lebih dulu, 17, 18, 19, 20 itulah imbauan kita," ucap Tito.

"Tapi tolong ikutin terus perkembangan arus lalin balik melalui media dan aplikasi lain. Jangan terjun bebas pulang. Macet tahan dulu. Kalau telanjur ambil cuti di 21-22 kembali di hari berikutnya, kita berterima kasih. Kita harapkan tidak terjadi penumpukan di tanggal 19 dan 20 Juni 2018," tambahnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Senin, 17 Desember 2018, 18:04 WIB

Lima Terminal Bantuan Dioperasikan Mulai 20 Desember