Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 20 Oktober 2018

 

 

Kartu Elektronik Sudah Bisa Digunakan, Tiket Kertas KRL Tak Diberlakukan Lagi

TK / Nasional / Senin, 23 Juli 2018, 12:53 WIB

Ilustrasi | Foto: istimewa

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan pembaruan dan pemeliharaan sistem tiket elektronik Kereta Rel Listrik (KRL). Akibatnya, penumpang tidak bisa bertransaksi dengan uang elektronik dari bank atau pun Kartu Multi Trip (KMT).

Sebagai gantinya, KCI menjual tiket kertas seharga Rp 3.000 untuk tiap perjalanan KRL. Namun, penjualan tiket manual ini menimbulkan antrean panjang di berbagai stasiun KRL di sekitar Jakarta, dari Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Kini tiket elektronik sudah kembali bisa dipergunakan.

Berdasarkan pantauan di Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, petugas loket sudah kembali menjual Tiket Harian Berjaminan (THB) per pukul 11.00 WIB, Senin (23/7/2018). Pengumuman pemberitahuan tentang tiket kertas pun sudah dicabut dari loket.

Tampak sejumlah penumpang yang antre sudah menyiapkan uang untuk membeli tiket kertas seharga Rp 3.000. Namun, karena tiket elektronik sudah kembali bisa digunakan, tarif kembali seperti semula.

Untuk THB, dikenai tambahan biaya Rp 10.000 per kartu. Uang tersebut dapat diambil kembali setelah THB dikembalikan ke loket stasiun tujuan ataupun stasiun lainnya.

Selain THB, Kartu Multi Trip (KMT) dan uang elektronik bank sudah bisa dipakai. Namun untuk KMT, pastikan kartu Anda bukan berkode '1001' di depannya.

Suasana Stasiun Kebayoran menjelang siang ini sudah tidak padat. Antrean pembelian tiket pun tidak menumpuk.

Sementara itu, di gate keluar, petugas masih berjaga. Mereka melayani penumpang yang ingin ke luar stasiun karena masih menggunakan tiket kertas dari stasiun asal mereka. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya