Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Jumat, 14 Desember 2018

 

 

Ketua DPR Bamsoet Apresiasi KPK

TK / Parlemen / Selasa, 13 Maret 2018, 10:40 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (12/3/2018). | Foto: istimewa

JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi perbaikan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hubungan dengan DPR juga kini menunjukkan perbaikan yang signifikan, kian harmonis setelah sebelumnya sempat memanas.

Usai menghadiri acara peluncuran laporan tahunan KPK 2017 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (12/3/2018), Bamsoet mengakui ada yang perlu diapresiasi dari perbaikan di internal KPK saat ini.

DPR juga banyak memberi masukan kepada KPK agar tetap mampu bekerja optimal memberantas korupsi.

“Kami memberikan apresiasi yang luar biasa kepada KPK yang telah memulai laporan tahunan. Kami juga memberi banyak masukan dan kritik membangun. KPK harus mempertahankannya ke depan. Kinerja KPK sudah baik dan kita harapkan lebih baik lagi dalam memberantas korupsi,” nilai Bamsoet yang didampingi Ketua KPK Agus Raharjo kepada pers.

Acara laporan tahunan yang digelar KPK ini mengundang semua lembaga, baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Selain DPR, ada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua MK Arief Hidayat, Kabareskrim Polri Ari Dono Sukmanto, dan lain-lain.

Ditambahkan Bamsoet, acara yang digelar KPK ini sekaligus memperbaiki hubungan kelembagaan antara DPR dan KPK. Walau begitu, Bamsoet mengakui waktunya untuk memperbaiki hubungan dengan KPK tidak terlalu banyak di sisa jabatannya ini.

“Kita perbaiki hubungan dengan KPK dengan mempercepat penyelesaian hak angket. Syukur alhamdulillah soft ending. Kita sudah berikan masukan yang baik bagi KPK. Tentu ini harus kita pertahankan. Pemberatasn korupsi tidak saja dilakukan oleh KPL, tapi oleh semua stakeholder. Kita harus bergandengan tangan menuju Indonesia bebas korupsi,” tutur Bamsoet. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Kamis, 13 Desember 2018, 20:32 WIB

DPR Kutuk Keras Pembantaian Bersenjata di Papua