Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 12 Desember 2018

 

 

Ketua MPR Berharap Golongan Nasional dan Islam Bersatu

ENA / Nasional / Senin, 16 April 2018, 07:50 WIB

Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah | Foto: Istimewa

JAKARTA - Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah mengatakan Indonesia terlahir atas kerja sama golongan nasionalis dan Islam. Ia mengibaratkan keduanya seperti rel kereta api yang harus selalu berdampingan. Jika yang satu patah, maka 'kereta' Republik Indonesia akan jatuh atau terguling.

Untuk itu ia berharap antara golongan nasionalis dan Islam ini harus bersatu. Ia mengingatkan jangan sampai diadu domba oleh kalangan tertentu yang ingin menghancurkan NKRI. Hal itu disampaikan Baskara saat mensosialisasikan Emat Pilar MPR RI dengan Persatuan Alumni GMNI Provinsi Aceh di Gedung UMI Takengon, Aceh Tengah, pada Jumat (13/4).

Saat ini, kata Basarah, suhu politik memanas merupakan upaya mengulang strategi politik adu domba yang dipakai masa kolonial. Menurutnya di tengah masyarakat saat ini seakan ada sekat dan gesekan antar golongan.

"Seolah-olah ada pembelahan, ada dikotomi, segregasi dan gesekan antara dua golongan itu yang berpotensi sangat kuat menimbulkan konflik sosial yang panjang," kata Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/4).

Dalam kesempatan tersebut, ia pun meminta kepada GMNI untuk mempererat persatuan dan menjadi pelopor pergerakan nasionalis dan religius. Begitupun dengan ormas lainnya sehingga Indonesia tidak akan pernah bubar.

"PA GMNI dan GMNI Aceh harus memperkukuh persatuan begitu juga dengan ormas-ormas lain. GMNI harus bisa menjadi pelopor kaum pergerakan nasionalis yang religius. Sehingga, bangsa dan negara ini tidak akan pernah bubar jika kunci persatuan di antara semua elemen bangsa terus dipelihara dan diperkukuh" pintanya. (*)

 

Komentar

 

Berita Lainnya


Rabu, 12 Desember 2018, 15:41 WIB

Sandi Undang Jokowi ke Rapimnas APPSI



Rabu, 12 Desember 2018, 15:36 WIB

KPK OTT Bupati Cianjur



Rabu, 12 Desember 2018, 15:25 WIB

Kemendagri Pastikan Tidak Ada DP4 Tambahan