Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 17 Februari 2019

 

 

Ketum PA 212 Slamet Ma'arif Jadi Tersangka, Moeldoko: Itu Otoritas Bawaslu-KPU

TK / Politik / Senin, 11 Februari 2019, 12:20 WIB

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Moeldoko | foto: istimewa

JAKARTA - Pihak Polres Surakarta, Jawa Tengah membenarkan bahwa Ketua Umum Persaudaraan Alumni (Ketum PA) 212, yakni Slamet Ma’arif telah resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu, 2 Februari 2019 lalu.

Slamet ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tabligh akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 Solo pada 13 Januari 2019.

Terkait persoalan tersebut, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Moeldoko menyebut bahwa ketetapan tersebut sudah menjadi wewenang dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan tidak ada kaitannya dengan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

"Kalau Bawaslu mengatakan ada pelanggaran ya itu otoritasnya KPU, jadi nggak ada kaitannya sama TKN," ujar Moeldoko yang juga Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin kepada wartawan, Senin (11/2/2019).

Moeldoko menegaskan, apapun keputusan pihak terkait yang punya kewenangan dalam urusan pelanggaran Pemilu 2019, harus dihormati.

"Kita menghormati apa yang telah menjadi keputusan," kata Moeldoko.

Slamet Ma'arif diduga melakukan pelanggaran kampanye terkait tablig akbar PA 212 di Solo, 13 Januari 2019. Polisi akan memeriksa Slamet Ma'arif pada Rabu (13/2) di Mapolda Jateng.

Sementara Slamet Ma'arif mempertanyakan proses hukum di Indonesia. Slamet menyebut dirinya kini khawatir rakyat akan kehilangan kepercayaan kepada penyelenggara pemilu dan penegak hukum.

"Memilukan dan memalukan hukum di Indonesia, ketidakadilan hukum terpampang jelas dan gamblang di negeri ini," kata Slamet kepada wartawan, Senin (11/2).  (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Minggu, 17 Februari 2019, 11:27 WIB

TKN Sebut Tema Debat Capres Kedua Jokowi Banget!



Jumat, 08 Februari 2019, 21:43 WIB

Ahok Resmi Jadi Kader PDIP



Jumat, 08 Februari 2019, 13:16 WIB

Sandiaga Apresiasi Film Pendek Debat Capres