Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Sabtu, 17 November 2018

 

 

Komisi VIII Terima Kunjungan Kemenag Uzbekistan

TK / Parlemen / Rabu, 11 Juli 2018, 12:51 WIB

Komisi VIII DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi Sodik Mudjahid menerima cinderamata dari Kementerian Agama Uzbekistan dipimpin Dilshod Babadjanov | foto: istimewa

JAKARTA - Komisi VIII DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi Sodik Mudjahid menerima kunjungan delegasi dari Kementerian Agama Uzbekistan dipimpin Dilshod Babadjanov, dengan didampingi Dubes Uzbekistan untuk Indonesia Ulugbek Rozukulov di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2018).

Dalam pertemuan ini, dibahas soal kerukunan beragama di masing-masing negara yang memiliki dinamika tertentu.

Apalagi negara Uzbekistan pernah lama dijajah oleh Uni Soviet. Dalam kesempatan ini juga dibahas tentang peranan wanita, pendidikan dan turisme Islam (moslem tourism).

“Itu antara lain yang didiskusikan dan tukar pengalaman Komisi VIII DPR dengan Delegasi Kementerian Agama Uzbekistan,” ungkap Sodik usai pertemuan yang juga dihadiri sejumlah Anggota Komisi VIII DPR RI.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan yang berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan ini juga dijajaki untuk melakukan kerja sama pemberdayaan perempuan, karena negara pecahan Uni Soviet itu memiliki dinamika tersendiri.

Kepada Komisi VIII DPR RI, Delegasi dari Uzbekistan menawarkan kerja sama bidang pendidikan baik umum maupun Iptek. Sebab Uzbekistan memiliki tradisi ilmu pengetahuan dan teknologi yang luar biasa.

Kalau mengunjungi Uzbekistan tidak hanya menemukan museum-museum sejarah Islam, tapi juga banyak museum penemu ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Ini bagus, Komisi VIII DPR RI akan menyampaikan kepada Kementerian Agama agar doktor-doktor untuk pengajar di UIN, bukan hanya ke Timur Tengah atau Eropa dan Amerika, tapi juga ke Uzbekistan,” jelas Sodik.

Selain itu, lanjut Sodik, dibahas soal kerja sama peranan perempuan karena di Uzbekistan memiliki program yang sama dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Dan tak kalah menarik, dibahas soal turisme halal, dimana Uzbekistan punya potensi yang tidak kalah dengan Timur Tengah seperti Yordania, Mesir dan Maroko, meski negara itu belum menjadi destinasi yang utama bagi para peziarah muslim Indonesia.

“Kita akan bangun kerja sama sehingga secara timbal balik nanti akan banyak turis Uzbekistan datang ke Indonesia dan banyak turis Indonesia yang berkunjung ke Uzbekistan,” jelasnya.

Negara kelahiran tokoh hadis Imam Al-Bukhori ini, kata Sodik, memiliki sejarah dimana Bung Karno meminta kepada Pemerintah Uni Soviet saat itu, untuk melakukan rekonstruksi terhadap makam Imam Al-Bukhori.

Karena itu Pemerintah Uzbekistan sangat memberi perhatian khusus kepada rakyat dan Bangsa Indonesia. 980

Komentar

 

Berita Lainnya

Jumat, 16 November 2018, 09:34 WIB

DPR Dukung 5 Agenda Kerja Sama Indonesia - Inggris




Kamis, 15 November 2018, 18:52 WIB

Sekjen DPR Resmi Lantik Pejabat Eselon Baru