Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Kamis, 13 Desember 2018

 

 

Korban Tewas Gempa Lombok Bertambah Jadi 259 Orang

TK / Nasional / Kamis, 09 Agustus 2018, 20:18 WIB

Ilustrasi | Foto: istimewa

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa lombok 7 Skala Richter (SR) terus bertambah. Data terakhir menyebutkan, korban jiwa mencapai 259 orang.

"Hingga 9 Agustus 2018 pukul 17.00 WIB (H+4), jumlah korban meninggal dunia akibat gempa 7 SR yang mengguncang NTB dan Bali adalah 259 orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/8/2018).

Sutopo menjelaskan, korban meninggal gempa lombok terdapat di Kabupaten Lombok Utara 212 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11, Kota Mataram 6, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.

Data ini masih akan terus bertambah mengingat Tim SAR masih menemukan korban di reruntuhan bangunan dan masih diidentifikasi.

"Diduga korban masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang belum dievakuasi, dan adanya laporan dari aparat daerah yang menyatakan adanya korban meninggal di daerah sebelumnya dan sudah dimakamkan tetapi belum di data dan dilaporkan ke Posko sehingga data korban meninggal dunia akan bertambah," ujar Sutopo.

Ia menambahkan ribuan korban luka masih dirawat di rumah sakit dan puskesmas. Sementara itu, ratusan ribu pengungsi tersebar di beberapa daerah.

"Sebanyak 1.033 orang mengalami luka berat dan masih dirawat inap di rumah sakit dan puskesmas. Pengungsi sebanyak 270.168 orang tersebar di banyak tempat. Jumlah pengungsi ini juga sementara karena belum semua pengungsi terdata baik," terangnya. 

Sutopo juga memerinci kerusakan fisik meliputi 67.857 unit rumah rusak, 468 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit musala rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. Dia menambahkan tim gabungan juga terus melakukan evakuasi dan pencarian terhadap para korban. 

"Tim SAR masih melakukan pencarian dengan alat berat. Adanya gempa 6,2 SR pada siang tadi menyebabkan tanah sekitar masjid retak, menara bergeser, sehingga membahayakan tim SAR," tandasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Rabu, 12 Desember 2018, 15:41 WIB

Sandi Undang Jokowi ke Rapimnas APPSI