Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 15 Agustus 2018

 

 

Menkeu: Melalui Voyage to Indonesia Kenalkan Kemajemukan Indonesia

EP / Nasional / Rabu, 14 Maret 2018, 12:42 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara Peresmian Voyage To Indonesia: Art Exhibition yang diselenggarakan di Gedung Jusuf Anwar, Kementerian Keuangan, di Jakarta pada Selasa (13/3/2018). | Foto: Dok. Kemenkeu

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan pentingnya mengenalkan kemajemukan masyarakat Indonesia yang mampu bersinergi mencapai tujuan bersama ke seluruh dunia melalui rangkaian acara Voyage to Indonesia menuju International Monetary Fund (IMF) – World Bank Group (WBG) Annual Meetings 2018 yang akan diselenggarakan di Bali tanggal 8-14 Oktober 2018.

Hal ini disampaikan oleh Menkeu pada acara Peresmian Voyage To Indonesia: Art Exhibition yang diselenggarakan di Gedung Jusuf Anwar, Kementerian Keuangan, di Jakarta pada Selasa (13/3/2018).

“Jadi seluruh event ini ditujukan supaya pertama tidak hanya seolah-olah pertemuan  IMF-World Bankitu hanya untuk IMF-World Bank, tapi untuk 189 anggotanya. Dan kita dari panitia nasional ingin juga mengikutsertakan seluruh masyarakat didalam ikut menyambut IMF-World Bank ini didalam rangka untuk menciptakan kesan terhadap Republik Indonesia sebagai suatu negara yang luar biasa multi-dimension,” kata Menkeu.

Indonesia is not only economy, Indonesia bukan hanya geography yaitu pulau dan laut. Tapi Indonesia the most important adalah people-nya. And the people itu banyak sekali interests-nya. Ada yang interestmengenai art, ada yang interest-nya mengenai science, ada yang interest-nya adalah mengenai financialdan technology, ada yang interestnya mengenai entrepreneurship, ada yang interest-nya mengenai berbagai hal. Kita ingin mempersembahkan wajah Indonesia yang begitu kaya dan beragam di dunia internasional,” tambahnya.

Dalam pameran seni tersebut, selain lukisan-lukisan yang dipamerkan oleh masing-masing seniman secara individu, juga ditampilkan satu karya seni lukis yang merupakan hasil dari kontribusi beberapa seniman yang mampu berkolaborasi dalam menghasilkan suatu lukisan yang indah tanpa menghilangkan ciri khas dari masing-masing pelukisnya.

“Jadi saya senang pada hari ini kita akan masuk dalam salah satu event Voyage to Indonesia dengan melihat pada art atau dalam hal itu seni terutama seni mural, (para) pelukis yang berkolaborasi untuk membuat suatu lukisan tanpa ada persetujuan awal mengenai apa yang mau dilukis. Semuanya mempunyai ide masing-masing didalam satu platform yang sama. Dan pasti ada satu ketimpa yang lain. Waktu yang satu mau membuat satu shape dengan warna tertentu kesenggol sama yang satunya lagi.  Sehingga they have to tolerance to each other,” jelas Menkeu.  

“Itu adalah suatu simbolis dari bagaimana Republik Indonesia itu berisi begitu banyak komponen yang bisa mempunyai ide yang beragam, tetapi once you are here in this country, Anda memiliki suatu komitmen bersama untuk bersatu dan oleh karena itu perlu untuk saling bertoleransi. Berbeda itu indah, berbeda itu adalah keniscayaan. Dan justru karena perbedaan itu kita menjadi kaya dan menjadi jauh lebih beragam dan beradab,” sambungnya.

Rencananya hasil seni lukisan  karya berbagai seniman tersebut akan dipamerkan di jalur penghubung antara gedung IMF-World Bank Group pada acara Spring Meetings di Washington, DC pada April 2018 nanti. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Rabu, 15 Agustus 2018, 13:37 WIB

Sandiaga Uno Kunjungi Korban Gempa Lombok