Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 15 Agustus 2018

 

 

Menko Perekonomian: Pertamina Kolaps Jika Subsidi Tak Ditambah

ENA / Ekonomi / Sabtu, 10 Maret 2018, 07:33 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution | Foto; Antara

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan pemerintah akan menambah angka subsidi bahan bakar minyak (BBM). Keputusan itu dilakukan menngingat harga crude oil yang meningkat namun pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga BBM hingga 2019.

Menurut Darmin, apabila pemerintah tidak menambahkan angka subsidi, maka Pertamina bisa kolaps. "Kalau harga crude oilnya, ya pasti biaya naik. Pemerintah bisa saja diam tapi bisa kolaps mereka kalau tidak ditambah subsidinya," kata Darmin di Senayan JCC, Jakarta, Kamis (8/3).

Darmin mengatakan konsekuensi yang harus ditanggung oleh pemerintah akibat dari naiknya harga minyak mentah. Meski demikian, pemerintah saat ini sedang membicarakan jika harga minyak mentah melampaui jumlahnya.

"Apakah harus RDP atau raker dengan DPR apakah harus melalui APBNP," ujarnya.

Seiring dengan kenaikan subsidi BBM, Darmin mengatakan penerimaan migas diharapkan bisa melampaui target alias surplus.

Sebelumnya, harga Indonesia Crude Price (ICP) berangsur naik, pemerintah berencana akan menambah subsidi untuk BBM jenis Gasoil 48 Biosolar untuk tahun ini. Sedianya, Kementerian ESDM akan menambah subsidi Biosolar menjadi sebesar Rp 700/liter hingga Rp 1000/liter dari jumlah subsidi sebelumnya.

Langkah ini diambil terkait pergerakan ICP yang cenderung naik sejak Juni 2017. Data Kementerian ESDM menyebutkan peningkatan ICP sejak Juni 2017 hingga Januari 2018, berturut-turut sebesar USD 43,7 per barel, USD 45,5 per barel, USD 48,4 per barel, USD 52,5 per barel, USD 54,0 per barel, USD 59,3 per barel, USD 60,9 per barel dan USD 65,6 per barel.

Akan tetapi, ICP Februari 2018 mengalami penurunan sebesar USD 3,98 dibandingkan bulan sebelumnya menjadi USD 61,61 per barel. (*)

 

 

 

Komentar

 

Berita Lainnya