Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 21 Oktober 2018

 

 

Misbakhun: Penguatan LKPP Diperlukan Guna Cegah Korupsi

TK / Parlemen / Selasa, 18 September 2018, 23:14 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun saat RDP Kepala LKPP di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9/2018) | Foto: istimewa

JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun mendorong penguatan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) dari sisi anggaran, guna mampu memberikan pencegahan korupsi yang kerap berpeluang dalam proses pengadaan barang dan jasa kementerian dan lembaga.

Menurut Misbakhun, LKPP harus menjadi perhatian utama dalam pengalokasian anggaran tahun 2019 mendatang.

Secara lebih khusus ia pun siap mendorong untuk peningkatan anggaran LKPP guna memperlancar program dan rencana kerjanya.

“Kita bicara pencegahan terhadap korupsi, titik poinnya ada di pengadaan barang dan jasa, dan lembaga yang bangun transparansi tentang proses lelang di kementerian dan lembaga, ya LKPP. Komitmen itu harus dibangun dengan rencana program yang terlaksana dengan baik,” kata Misbakhun saat RDP Kepala LKPP di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Ia menuturkan, LKPP pada beberapa tahun terakhir tidak mendapatkan tambahan anggaran, bahkan sempat mendapatkan potongan anggaran yang hampir mencapai 40 persen, ini harus menjadi perhatian agar LKPP tetap mampu kuat dalam menjalankan program dan rencana kerjanya.

“Saya ingat pemerintah saat lakukan pemotongan angaran, LKPP disembelih anggarannya hampir 40 persen. Padahal anggaran LKPP tidak pernah naik dan cenderung turun realisasinya dengan alasan self bloking,” ujar Misbakhun.

Misbakhub pun siap memberikan perjuangan dalam upaya peningkatan anggaran LKPP yang diajukan sebesar Rp 55 miliar, mengingat peran LKPP sangat penting dalam rangka pencegahan korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Jumat, 19 Oktober 2018, 12:54 WIB

Komisi II: Ombudsman Harus Kawal Layanan Publik