Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 19 November 2018

 

 

Mulai Senin Depan, Parkir Sembarangan di Bandung Dicabut Pentil!

EP / Regional / Kamis, 08 November 2018, 15:53 WIB

Sekdishub Kota Bandung Anton Sunarwibowo saat menghadiri Bandung Menjawab, Kamis (11/8/2018). | Foto: istimewa

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung segera memberlakukan operasi cabut pentil ban bagi pengendara yang parkir sembarangan.

Rencananya, Operasi Cabut Pentil ini akan diberlakukan mulai Senin (12/11/2018) mendatang. Sanksi tersebut berdasarkan Kepwal Kota Bandung 551/Kep.1281-Dishub/2018.

Sekdishub Kota Bandung Anton Sunarwibowo mengatakan meski Kepwal sudah ada sejak beberapa waktu, namun hingga kini masih sebatas imbauan dan sosialisasi.

"Mulai Senin 12 Oktober nanti kita akan melakukan apel gelar pasukan untuk memulai pemberlakuan saksi cabut pentil bagi pelanggar parkir," ujar Anton dalam Bandung Menjawab, Kamis (11/8/2018).

Apel yang rencananya dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial itu akan diikuti oleh seluruh tim gabungan yang terdiri dari Dishub, Satpol PP, Polri dan TNI.

Anton menegaskan keberadaan tim yang terdiri dari berbagai unsur tersebut merupakan bentuk keseriusan dan ketegasan. Sanksi tidak akan tebang pilih.

"Bahkan Sabtu, Minggu, aturan ini tetap berlaku bagi pendatang atau wisatawan. Mereka harus ikut aturan agar parkir lebih tertib," kata Anton.

Menurut Anton pemberlakuan sanksi akan difokuskan terlebih dahulu di pusat kota. Setelah berjalan, maka sanksi akan terus menyebar hingga ke seluruh Kota Bandung.

Ia menjelaskan, ada tiga titik yang menjadi fokus penindakan yakni kendaraan yang parkir di trotoar, parkir bukan pada markanya dan terakhir parkir di tempat yang terdapat rambu larangan parkir dan stop.

"Tetap target kita di pusat kota misal depan sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, kantor pemerintahan, mal dan restoran," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung, Asep Kuswara mengatakan, penerapan kebijakan terhadap pelanggaran ini akan diberlakukan bagi pengendara yang melanggar parkir berupa penggembosan ban (cabut pentil), penguncian roda (gembok ban), penempelan stiker, hingga pemindahan kendaraan (penderekan dan pengangkutan sepeda motor).

"Nanti jenis pelanggarannya adalah pengendara yang parkir di trotoar, kendaraan yang parkir pada ruas jalan yang terdapat rambu larangan parkir, serta kendaraan yang parkir tidak sesuai dengan marka parkir," ujar dia. 

Selain itu, kata Asep, penindakan juga akan diberlakukan bagi kendaraan yang parkir pada ruas jalan yang tidak ada marka parkir atau rambu larangan parkir, namun mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya




Jumat, 16 November 2018, 12:57 WIB

Tiga Pembunuh Sopir GrabCar di Palembang Ditangkap