Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 17 Desember 2018

 

 

Pasca Penembakan, Pembangunan Jembatan Kali Yigi Dilanjutkan Pekan Depan

EP / Nasional / Kamis, 06 Desember 2018, 15:28 WIB

Jembatan lokasi penembakan 31 pekerja Trans Papua (Foto: Istimewa/Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR)

TIMIKA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan pembangunan Jembatan Kali Yigi, Distrik Yall, Kabupaten Nduga kembali dilanjutkan mulai pekan depan.

Saat ini, aparat TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan 19 pekerja PT Istaka Karya.

"Insya Allah tidak lama lagi satu minggu ke depan pembangunan jembatan dan jalan akan dilaksanakan kembali," kata Marsekal Hadi saat konferensi pers di Hanggar Helikopter Bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (6/12/2018).

Marsekal Hadi mengatakan TNI-Polri akan membentuk tim yang akan bekerja mengamankan jalannya proyek jalan Trans Papua. TNI-Polri akan berkoordinasi dengan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono.

"Ya, kami akan membentuk tim keamanan dari TNI-Polri untuk memperlancar proses pembangunan di wilayah Nduga yang saat ini sudah kita bicarakan. Nanti segera kita koordinasikan juga dengan Menteri PUPR," ujar Hadi.

Panglima TNI mengatakan sejauh ini telah ditemukan 16 jenazah korban meninggal dunia di Kali Yigi. Para korban meninggal dunia itu sebagian sudah dievakuasi ke Timika dengan penerbangan Helikopter Penerbangan TNI AD dan diduga kuat merupakan karyawan PT Istaka Karya, kontraktor yang mengerjakan Jembatan Kali Yigi.

Delapan korban selamat lainnya, termasuk korban selamat yang terlebih dahulu dievakuasi ke Wamena telah tiba di Timika pada Kamis siang ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebelumnya juga menyatakan, pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan ruas jalan Trans Papua. Basuki pada Rabu (5/12), mengatakan, kejadian yang menimpa para pekerja PT Istaka Karya di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua hanya terjadi di segmen lima dengan panjang 278 kilometer.

"Segmen lima itu ruas Wamena-Heberna-Kenyam-Mumugu dan Batas Batu. Jalan sepanjang 278 kilometer ini sudah tersambung dan tembus. Kami hanya memasang 35 jembatan. Empat belas dilakukan oleh PT Istaka Karya dan 21 jembatan oleh PT Brantas Abipraya Persero," ungkapnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya