Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 12 Desember 2018

 

 

Pendatang Baru di Jakarta Selatan Diprediksi Capai 18 Ribu Orang

TK / Megapolitan / Kamis, 12 Juli 2018, 10:49 WIB

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali saat melakukan Operasi Bina Kependudukan (Binduk) di Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Rabu (11/7/2018). | Foto: istimewa

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan memprediksi jumlah pendatang baru yang masuk ke wilayahnya pasca Lebaran mencapai 18 ribu orang. Jumlah tersebut tersebar di 10 wilayah kecamatan yang ada.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan, total pendatang baru di Ibukota pasca Lebaran diprediksi mencapai 70 ribu orang. Dari jumlah tersebut 26,83 persen di antaranya berada di Jakarta Selatan.

"Estimasi kami di Jakarta Selatan itu jumlah pendatang barunya mencapai 18 ribu orang, tersebar di 10 kecamatan," kata Marullah saat melakukan Operasi Bina Kependudukan (Binduk) di Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Rabu (11/7/2018).

Menurutnya Jakarta memang memiliki daya tarik sendiri bagi pendatang baru untuk mencari peruntungan. Sebagai Ibukota negara, Jakarta pun tak tertutup bagi para pendatang baru. Sehingga setiap tahunnya pendatang baru di kota ini selalu meningkat.

Kendati demikian, ia meminta kepada pendatang baru untuk melengkapi administrasi kependudukan jika akan datang ke Jakarta. Sehingga data pendatang baru bisa tercatat dengan baik.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan, Abdul Haris menuturkan, pihaknya memusatkan operasi Binduk di kawasan permukiman padat penduduk. Khususnya kawasan yang banyak rumah kontrakan dan kos-kosan.

"Selain itu, Operasi Binduk juga menyasar kawasan penduduk yang dekat dengan transportasi umum," ujarnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Rabu, 12 Desember 2018, 15:19 WIB

Gubernur Anies Berharap DWP DKI Semakin Kompak