Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 17 Juli 2018

 

 

Polisi Geledah Rumah Najib Razak Terkait Cuci Uang

TK / Internasional / Kamis, 17 Mei 2018, 12:08 WIB

Polisi menggeledah kediaman eks Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terkait dugaan pencucian uang, Kamis (17/5/2018). | Foto: istimewa

MALAYSIA - Polisi menggeledah kediaman eks Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terkait dugaan pencucian uang, Kamis (17/5/2018). Sejumlah barang pribadi seperti tas wanita, pakaian dan berbagai hadiah disita dalam penggerebekan itu. 

Kepala Departemen Kejahatan Komersial pada Kepolisian Malaysia, Amar Singh, mengatakan kepada Reuters, Kamis (17/5/2018), setidaknya ada lima lokasi yang digeledah sejak Rabu (16/5) malam waktu setempat. Dia tidak merinci lebih lanjut lokasi mana saja itu.

Namun media lokal Malaysia, The Star, menyebut lima lokasi itu terdiri atas kediaman pribadi Najib di Taman Duta dan di Sri Perdana, kemudian dua lokasi lainnya di Pavilion KL dan Kantor PM Malaysia. 

Puluhan polisi bersenjata memasuki kediaman pribadi Najib di Jalan Langgak Duta, Taman Duta pada Rabu (16/5) malam.

Laporan kantor berita Bernama menyebut lebih dari 10 mobil polisi, termasuk jenis truk, tiba di kediaman Najib sekitar pukul 22.15 waktu setempat. Polisi datang saat Najib baru pulang usai salat Tarawih di Masjid Kampung Baru. 

Pengacara Najib, Harpal Singh Grewal mengatakan kepada media pada Kamis (17/5/2018) dini hari, bahwa polisi memang menggeledah rumah Najib di Taman Duta.

Harpal mengatakan keluarga Najib kooperatif. "Tidak ada dokumen yang diambil, tidak ada catatan, hanya barang pribadi termasuk tas," ujar Harpal.

"Kami percaya bahwa polisi mengambil dua hingga tiga kotak barang," sambungnya.

Penggeledahan berlangsung cukup lama. "Ini rumah besar, jadi mereka harus mencari di setiap kamar. Itu sebabnya butuh waktu lama," imbuh dia.

"Tidak ada penangkapan sekarang dan tidak ada indikasi bahwa akan ada penangkapan," paparnya.

Menurut Herpal tak ada tuduhan yang disampaikan polisi. Namun, dia percaya bahwa penggeledahan itu diduga sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan tindakan pencucian uang. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya