Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 24 Juni 2018

 

 

Polri Terus Usut Motif Penyerangan Gereja di Sumsel

TK / Regional / Selasa, 13 Maret 2018, 11:25 WIB

Insiden perusakan Gereja Katholik Santo Zakarian di Ogan Ilir, Sumsel itu pada Kamis (9/3) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. | Foto: istimewa

JAKARTA - Polri menegaskan pihaknya terus mengusut motif di balik perusakan Gereja Santo Zakaria di Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Meski, hasil penyelidikan awal perusakan gereja tersebut diduga motif pribadi.

"Menurut beberapa saksi, petunjuk yang ada, kita duga ini motif pribadi. Tapi masih kita dalami karena berbagai kemungkinan bisa terjadi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Iqbal mengatakan, sampai saat ini sekitar tujuh saksi sudah diperiksa pihak kepolisian. "Lebih kurang 7 saksi sudah diperiksa," ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi peristiwa pengerusakan gereja menjadi isu liar, Polda Sumatera Selatan sudah bersilaturahmi dengan para tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan musyawarah pimpinan daerah (Muspida).

"Bersilaturahmi dan kumpul dengan para tokoh agama, pemuka agama, FKUB, Muspida setempat untuk melakukan upaya antisipasi. Jangan sampai terjadi hal-hal yang meluas," tuturnya.

Iqbal mengatakan, saat ini situasi usai pengerusakan gereja di Sumatera Selatan, khususnya Ogan Ilir, sudah kondusif.

"Sampai hari ini situasi kondusif, kegiatan gereja kemarin, Minggu (11/3), terus berjalan," ucap Iqbal. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya