Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 17 Februari 2019

 

 

Soal Slamet Ma'arif Tersangka, JK: Bedakan Kriminalisasi dengan Masalah Hukum

TK / Nasional / Selasa, 12 Februari 2019, 21:06 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla | foto: istimewa

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi terkait penetapan tersangka Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif terkait kasus dugaan pelanggaran Pemilu.

JK meminta publik agar membedakan apakah hal tersebut sebagai bentuk kriminalisasi hukum atau bukan.

"Tentu kita harus bedakan kriminalisasi dengan masalah hukum. Kalau ya memang, ya perlu dikaji dengan baiklah," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

JK mengatakan setiap pelanggar hukum harus ditindak dengan penegakan hukum. JK pun mengingatkan penegak hukum agar adil dalam menegakkan hukum kepada siapa saja.

"Hukum memang harus diterapkan, tetapi harus adil pada penerapannya," ujarnya.

Seperti diberitakan, polisi menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma'arif, menjadi tersangka. (*)

Sebelumnya Slamet menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, terkait dugaan tindak pidana pelanggaran kampanye di Mapolresta Surakarta, Kamis (7/2).

Penetapan Slamet sebagai tersangka diketahui melalui surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim yang dikirim ke Slamet Ma'arif dan beredar di media sosial.

Surat panggilan tersebut dikeluarkan pada Sabtu (9/2) dan ditandatangani Kasatreskrim Kompol Fadli, selaku penyidik dalam kasus ini.

Komentar

 

Berita Lainnya



Minggu, 17 Februari 2019, 11:18 WIB

2.900 Personel Polri Siap Amankan Debat Capres Kedua