Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Selasa, 18 Desember 2018

 

 

Terdakwa Bom Thamrin Sebut Pernah Dibaiat untuk Pemimpin ISIS di UIN Jakarta

ENA / Nasional / Rabu, 14 Maret 2018, 22:11 WIB

Ilustrasi Bom Thamrin | Foto: Antara

JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang kasus bom Thamrin dengan terdakwa Aman Abdurrahman Adi Jihadi. Dalam sidang tersebut, Adi mengatakan pernah dibaiat di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

Anggota Majelis Hakim Irwan bertanya, apakah Adi pernah mengikuti baiat. Adi mengakui pernah dibaiat.

"Waktu itu bareng-bareng semuanya. Saya mengikuti sumpah. (Oleh) Fauzan Anshori waktu di UIN," jawab Adi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/3).

Adi menjelaskan ada sekitar 500 orang yang mengikuti baiat tersebut.  Jaksa penuntut umum (JPU) Nana Riana kemudian menanyakan siapa amirul mukminin yang dimaksud Adi.

"Baiat kepada amirul mukminin siapa?" tanya Nana.

"Abu Bakr al-Baghdadi," jawab Adi.

Usai sidang kepada wartawan Adi mengatakan UIN yang dimaksudkan adalah UIN Jakarta.  

Dalam kasus ledakan bom Thamrin pada Januari 2016, Adi berperan sebagai penyalur uang 30 ribu dollar AS yang didapat dari seseorang atas perintah kakaknya, Iwan Darmawan Muntho alias Rois. Awalnya Adi mengatakan tidak tahu uang itu digunakan untuk keperluan bom Thamrin. Dia baru tahu hal tersebut saat diperiksa penyidik Detasemen Khusus 88 atau Densus 88. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Selasa, 18 Desember 2018, 19:04 WIB

Sea World Ancol Luncurkan 10 Akuarium Khusus Ubur-ubur