Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Minggu, 21 Oktober 2018

 

 

Tim Penyelidik Tidak Bisa Tentukan Penyebab Hilangnya Pesawat MH370

EP / Internasional / Senin, 30 Juli 2018, 22:29 WIB

Pimpinan Tim Investigasi Keselamatan MH370, Kok Soo Chon | Foto: istimewa

MALAYSIA - Tim Penyelidik dalam peristiwa hilangnya pesawat MH370 milik maskapai Malaysia Airlines mengatakan mereka tidak dapat menentukan penyebab dari salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia tersebut.

"Tim tidak dapat menentukan penyebab sebenarnya hilangnya MH370," kata Pimpinan Tim Investigasi Keselamatan MH370, Kok Soo Chon dalam konferensi pers yang dilansir Reuters, Senin (30/7/2018).

Kok Soo Chon menjelaskan bahwa MH370 memang melenceng dari rute seharusnya dan itu dilakukan bukan di bawah kendali autopilot melainkan secara manual.

"Apa yang kami temukan adalah bahwa pesawat memang telah memutar balik," ujar Kok.

"Kami bisa menyimpulkan bahwa MH370 telah memutar balik dan putar balik itu bukan karena anomali dalam sistem mekanik. Putar balik itu dilakukan bukan secara autopilot tapi secara manual," sambungnya.

Dalam laporannya, tim penyelidik menyebutkan sejumlah kesalahan yang dilakukan, termasuk oleh pengendali lalu lintas udara (ATC) yang tidak segera memulai berbagai fase darurat yang tersedia, sehingga menunda operasi pencarian dan penyelamatan. 

Dalam laporan juga disebutkan bahwa para penyelidik mempertimbangkan dan menilai semua teori konspirasi, rumor dan gosip-gosip yang beredar di media sosial. 

Laporan ini juga menyebutkan bahwa pilot MH370, Zaharie Ahmad Shah, tidak memiliki riwayat perawatan kejiwaan, tidak ada bukti konflik dengan teman atau keluarga, tidak ada penggunaan narkoba, tidak ada bukti hubungan yang bermasalah dengan anggota keluarga, tidak ada bukti tekanan finansial dan tidak ada bukti dia mendaftar asuransi tambahan. 

Kok menegaskan, pilot berumur 53 tahun itu sangat dihormati dan sangat berpengalaman dengan 18 ribu jam terbang. Dikatakan Kok, sangat tak mungkin pilot sengaja menjatuhkan pesawat tersebut.

"Kami tak beropini bahwa itu mungkin peristiwa yang dilakukan pilot-pilot," tuturnya. 

Ia menambahkan, tim penyelidik tak mengesampingkan kemungkinan apapun mengingat putar balik pesawat dilakukan secara manual dan sistem-sistem di pesawat juga dimatikan secara manual.

"Kami tak bisa membantah bahwa memang ada putar balik. Kami tak bisa mengesampingkan setiap kemungkinan," imbuhnya. "Kami tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa ada campur tangan yang melanggar hukum oleh pihak ketiga," ujar Kok.

"Kami tak bisa menentukan dengan pasti alasan mengapa pesawat dialihkan dari rute yang direncanakan," katanya. "Tim tak bisa menentukan alasan sebenarnya dari hilangnya pesawat," tambahnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya

Sabtu, 20 Oktober 2018, 19:56 WIB

Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat





Jumat, 21 September 2018, 13:50 WIB

Presiden Vietnam Meninggal Dunia pada Usia 61 Tahun