Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 17 Desember 2018

 

 

Timses Cabup Saling Bentrok, 1 Tewas 3 Luka

NG / Regional / Kamis, 14 Juni 2018, 09:56 WIB

Petugas kepolisian saat mengamankan lokasi bentrokan. Foto: Istimewa

EMPAT LAWANG - Dua kubu tim sukses pasangan calon Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan, dikabarkan terlibat bentrok. Akibatnya, satu orang timses dari pasangan calon tewas lantaran mengalami luka tembak, sementara tiga orang lainnya terluka.

Peristiwa itu terjadi di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang, Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Timses dari paslon nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius Maulana saat itu hendak mengadakan acara buka puasa bersama.

Tanpa diketahui penyebabnya, timses paslon nomor urut 1 H David Hardiyanto-H Eduar Kohar dan timses nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius langsung terlibat bentrok saat bertemu. Suasana pun mencekam. Timses dari nomor urut 1 langsung mengeluarkan senjata api hingga melepaskan tembakan.

Akibatnya, seorang timses paslon nomor urut 2 bernama Beni, warga Kecamatan Muara Pinang, Empat Lawang, tewas lantaran mengalami luka tembak di wajah. Selain itu, tiga orang lagi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kepayang, Bengkulu, karena kondisi kritis akibat mengalami luka tembak.

Indra, salah satu rekan korban saat dihubungi menjelaskan, saat ini seluruh timses nomor urut 2 sedang mengantarkan jenazah Beni ke rumah duka. “Benar, kejadiannya tadi sore. Satu orang meninggal dari pihak paslon nomor dua, saya lagi mengantarnya ke rumah sakit di Pagaralam, tiga korban lagi kritis, juga kena tembak,” kata Indra melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Ismail membenarkan bentrokan tersebut. Saat ini pihaknya masih berada di jalan menuju lokasi kejadian. "Saya lagi di jalan menuju lokasi," kata Ismail melalui sambungan telepon. Namun saat ditanya soal korban tewas, Ismail tidak menjawab.

Dia langsung menutup sambungan telepon. Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan mengatakan, bentrokan antar-dua kubu timses paslon calon Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan, yang menewaskan satu orang berawal dari saling ejek.

Agus menyebutkan, pasangan calon nomor urut 1 H David Hardiyanto-H Eduar Kohar bersama timsesnya sehari sebelum kejadian melakukan kampanye dengan menjelekkan nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius.

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang saat itu berada di lokasi kampanye, lanjut Kapolres, akhirnya menegur timses dari paslon nomor urut 1. Karena tak terima ditegur, tim panwas pun malah diserang oleh massa pendukung  nomor 1.

Kapolres mengatakan, diduga dendam atas kejadian tersebut, timses paslon nomor urut 2 langsung melakukan penghadangan saat paslon nomor urut 1 akan melakukan kampanye di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang, pada Selasa (12/6/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. “Tiga korban yang di rumah sakit alami luka tembak di tangan dan kaki. Benar satu tewas,” kata Kapolres.

Dilanjutkan Agus, seluruh personel di Polres Empat Lawang kini telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengantisipasi serangan balasan. Bahkan, pihaknya pun telah mendapatkan satu nama tersangka yang menyerang para korban.

“Personel sudah diturukan untuk mengendalikan situasi di lapangan termasuk menenangkan keluarga korban. Nama salah satu pelaku sudah ada. Saat ini masih dalam pengejaran,” jelasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Senin, 17 Desember 2018, 13:18 WIB

20.766 Keping e-KTP Invalid di Musi Banyuasin Dibakar