Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Jumat, 22 Maret 2019

 

 

Usai Diperiksa Selama 22 Jam, Joko Driyono: Melelahkan

EP / Hukum / Jumat, 22 Februari 2019, 10:23 WIB

Plt Ketum PSSI Joko Driyono | foto: istimewa

JAKARTA - Pemeriksaan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka perusakan barang bukti telah selesai dilaksanakan oleh Satgas Anti Mafia Bola. Usai menjalani pemeriksaan selama 22 jam, Joko Driyono menyatakan cukup lelah.

"Alhamdulillah pemeriksaan yang kedua saya lalui cukup melelahkan. Cukup panjang, tapi saya merasa nyaman menjalani proses ini," kata Joko Driyono usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/2/2019).

Ketika ditanya terkait pemeriksaan tersebut, ia menolak menjelaskan lebih jauh. Sebab, kata Joko Driyono, apa yang menjadi pembahasan dalam pemeriksaan itu sudah masuk proses hukum.

"Ini tentu ada hubunganya dengan peristiwa penggeledahan ROP (Kantor PSSI) di Jakarta saat saya berada di Abu Dhabi, tapi subtansinya karena ini sudah masuk di proses hukum, kita semua tunggu, mudah-mudahan nanti segera bisa dituntaskan," ujar Joko.

Meski diperiksa sejak Kamis 21 Februari 2019 pukul 09.45 WIB hingga Jumat 22 Februari pukul 08.00 WIB, atau sekira 22 jam, Joko Driyono mengaku nyaman menjalani pemeriksaan tersebut.

"Penyidik dan Satgas telah melayani proses penyidikan ini dengan sangat baik, sangat nyaman, sangat professional, dan saya merasa dalam pemeriksaan yang cukup lama tapi bisa menjalani dengan nyaman," ucap Joko.

Diketahui, Joko ditetapkan sebagai tersangka setelah tiga tersangka perusakan barang bukti dugaan pengaturan skor lain tertangkap.

Mereka adalah Muhammad Mardani Mogot (sopir Jokdri), Musmuliadi (OB di PT Persija), dan Abdul Gofur (OB di PSSI). Kepolisian menyebut Jokdri sebagai aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya


Jumat, 22 Maret 2019, 13:51 WIB

BPN Prabowo-Sandi Adukan Metro TV ke KPI