Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Rabu, 25 April 2018

 

 

Wagub Sandi Ajak Warga Jalankan Gerakan Stop Gunakan Air Tanah

TK / Megapolitan / Selasa, 13 Maret 2018, 16:58 WIB

 Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Kantor Dinas Teknis, Jalan Abdul Muis, Jakarta, Selasa, (13/3/2018). | Foto: istimewa

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengajak seluruh warga untuk menjalankan gerakan setop menggunakan air tanah. Ajakan tersebut diserukan agar permukaan tanah di Ibukota tidak menurun.

"Kita mau seluruh masyarakat mengingatkan ke tetangga-tetangga akan gerakan setop menggunakan air tanah," kata Sandi di Kantor Dinas Teknis, Jalan Abdul Muis, Jakarta, Selasa, (13/3/2018).

Atas dasar itu, Sandi mendukung langkah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI PAM Jaya yang akan memperbanyak jaringan perpipaan di Jakarta.

"Kita dorong terus PAM untuk berinvestasi, berpipanisasi dan ikut sukseskan gerakan setop memakai air tanah," ujar Sandi.

Sandi sepenuhnya mendukung keputusan yang dikeluarkan Gubernur DKI akarta Anies Baswedan terkait pembentukan Tim Pengawas Terpadu. 

Tim ini bertugas mengawasi penyediaan sumur resapan dan instalasi pengelolaan air limbah, serta pengelolaan air tanah di bangunan gedung dan perumahan. Bahkan Sandi langsung memeriksa pengelolaan air di rumahnya sendiri.

“Jadi saya langsung cek juga (rumah saya). Rumah saya hari ini kita matikan airnya yang dari tanah. Nanti saya ingin bawa teman-teman untuk (meninjau) setelah gedung-gedung, rumah-rumah juga,” ujarnya.

“Rumah saya ternyata ada sumur air tanah juga. Jadi ini yang kita mau matikan. Mau tukar semuanya kepada air dari PAM,” tambah Sandi.

Sandi menyebut bahwa salah satu penyebab turunnya muka tanah di Jakarta karena penyedotan air tanah yang tidak diawasi. Untuk itu Sandi juga mendorong PAM bekerja sama mengatasi permasalahan tersebut.

“Penurunan muka tanah kita disebabkan oleh penyedotan air tanah. Dan itu bisa dihindari dengan lebih disiplinnya kita mengelola air kita. Gunakan air PAM. Kita dorong PAM untuk berinvestasi untuk pipanisasinya. Dan kita setop untuk mengambil air tanah,” ungkapnya.

Sandi meyakini masih banyak rumah-rumah di Jakarta yang mengambil air dari tanah. Sehingga ia meminta kepada masyarakat untuk mengawasi dan saling mengingatkan terkait pengambilan air tanah.

“Palija tadi sudah masuk. Dan kita mau sekarang juga seluruh masyarakat (terlibat dalam) gerakan saling mengingatkan, tetangga juga untuk stop mengambil air tanah,” pungkasnya. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya



Rabu, 25 April 2018, 11:00 WIB

Wagub Sandi Kembali Pimpin Rapat Road to WTP