Follow Us :
Detak.co Facebook Detak.co Facebook Detak.co Facebook

 

Senin, 19 November 2018

 

 

Yendra Fahmi: Dukungan Pemerintah ke Pengusaha Perlu Diperkuat

MAS / Ekonomi / Senin, 29 Oktober 2018, 13:03 WIB

“Negara perlu memperkuat keberadaan pengusaha nasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang cepat adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Yendra Fahmi. | Foto: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah didorong untuk memperkuat dukungan terhadap pengusaha nasional. Sebab, dukungan tersebut dinilai akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan pengusaha nasional Yendra Fahmi di Jakarta (29/10/2018). Menurutnya, Negara perlu memperkuat keberadaan pengusaha nasional guna memacu pertumbuhan ekonomi nasional lebih pesat lagi.

“Negara perlu memperkuat keberadaan pengusaha nasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang cepat adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata pengusaha yang juga anggoa Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (KADIN) itu.

Saat ini, kata Fahmi, gairah pengusaha nasional dari berbagai sektor sedang tinggi-tingginya. Karena itu, ujar Fahmi, pemerintah sebaiknya mendukung dan memfasilitasi mereka.

Dukungan tersebut, menurut Fahmi, dapat berbentuk regulasi yang ramah bagi pengusaha nasional untuk menjalankan bisnisnya di Indonesia.

“Regulasi yang ramah bagi pengusaha merupakan salah satu wujud dukungan paling nyata dari pemerintah,” ujarnya.

Di sisi lain, kata dia, pemerintah juga perlu mempermudah regulasi di bidang perizinan dan perpajakan sehingga mempermudah tumbuhnya industri lokal.

“Regulasi di bidang perizinan dan perpajakan yang mempermudah tumbuhnya industri lokal adalah sesuatu yang amat diharapkan oleh kalangan dunia usaha,” kata pengusaha yang tergabung dalam jaringan saudara Muhammadiyah tersebut.  

Kemudahan izin, perpajakan, dan ketenagakerjaan, menurut Fahmi, merupakan regulasi yang dibutuhkan oleh pengusaha untuk berkembang pesat. (*)

Komentar

 

Berita Lainnya