Home Hukum Didakwa Unggah Ujaran Kebencian, Ki Gendeng Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Unggah Ujaran Kebencian, Ki Gendeng Tak Ajukan Eksepsi

0
SHARE
Ki Gendeng Pamungkas menjalani sidang di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat. Ki Gendeng didaksa mengunggah ujara kebencian bernada SARA | Foto: Antara/Jafkhairi

JAKARTA – Paranormal Ki Gendeng Pamungkas mulai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat. Dalam sidang perdana, Jaksa Renaldi Andriansyah sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan untuk Ki Gendeng yang bernama asli isan Masardi.

Jaksa Renaldi mendakwa Ki Gendeng melakukan penghinaan terhadap ras dan suku tertentu melalui Facebook. JPU menyebutkan Ki Gendeng melanggar Pasal 16 ayat 4 UU No 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnik juncto Pasal 28 ayat 2 UU No 11/2008.

Ki Gendeng juga didakwa melanggar UU ITE dan Pasal 156 KUHP karena mengunggah kebencian terhadap etnik tertentu dalam akun media sosialnya. Dia diancam kurungan lima tahun penjara.

Atas dakwaan tersebut, Ki Gendeng tidak mengajukan eksepsi. Hakim Ketua kemudian menyatakan persidangan berikutnya masuk pada pemeriksaan saksi beerkas pidana seperti yang tertulis dalam dakwaan.

Seperti diketahui, Ki Gendeng yang juga seorang pengacara ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal Polda Metro Jaya di kediaman-nya, Jalan Tanah Merdeka, Perumahan Bogor Baru, Bogor Tengah, (9/5).

Ia ditangkap karena melakukan penghinaan ras. Ki Gendeng juga dituduh kerap mengampanyekan ujaran kebencian berbau SARA. Selain di Facebook, ujaran kebencian ia lakukan pada spanduk-spanduk dengan menggunakan organisasi masyarakat Front Pribumi yang didirikan pada 2000-an. (ENA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here