Home Regional Gara-gara ke Luar Negeri, Bupati Talaud Dinonaktifkan

Gara-gara ke Luar Negeri, Bupati Talaud Dinonaktifkan

0
SHARE
Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip | Foto: istimewa

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menonaktifkan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip selama 3 bulan. Tjahjo mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Sri Wahyumi dinonaktifkan karena dua kali pergi ke Amerika Serikat (AS) dalam waktu sebulan. Keputusan ini diambil setelah tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengecek laporan soal pergi tanpa izin tersebut.

“Atas laporan daerah, Bupati tersebut sebulan 2 kali pergi ke Amerika tanpa izin. Tim Kemendagri datang dan cek ke Pemda Sulut dan Kabupaten Talaud. Bupati mengakui tanpa izin,” kata Mendagri Tjahjo, Jumat (12/1/2018).

Pemberhentian terhadap Bupati ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Pemberhentian Sementara bernomor 131.71-17 Tahun 2018 yang ditantandatangani oleh Mendagri Tjahjo Kumolo.

Sri Wahyumi dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya Pasal 76 ayat 1 huruf I dan huruf J.

Dalam ketentuan perundangan itu, Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah yang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dikenai sanksi pemberhentian sementara selama 3 bulan.

“Paspor yang saya gunakan ke sana adalah paspor reguler, dan saya ke sana sendiri tidak membawa staf. Saya juga tidak menggunakan anggaran daerah,” ujar Sri Wahyumi saat dimintai konfirmasi, Sabtu (13/1/2018).

Ia juga mengaku belum menerima SK Mendagri tersebut sehingga masih mengangap dirinya sebagai Bupati Talaud yang definitif.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan secara resmi SK Menteri Dalam Negeri kepada Sri Wahyuni, Jumat (13/1/2017).

Kandouw yang didampingi Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sulut Jemmy Kumendong juga menyerahkan SK penunjukan Petrus Simon Tuange untuk melaksanakan kewenangan sebagai bupati Kepulauan Talaud.

Wakil Gubernur berpesan agar semua pihak tetap menjaga stabilitas keamanan serta terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi karena saat memasuki bulan-bulan pilkada.

“Mari untuk masalah keamanan harus terus dijaga dan tingkatkan dengan baik. Tetap jaga solidaritas dan pelayanan kepada masyarakat dan secara umum untuk kita semua agar hal ini menjadi yang pertama dan yang terakhir. Jangan lagi hal yang seperti ini terjadi lagi, Pak Mendagri juga harapannya seperti itu,” ujarnya.

Kandouw juga menyerahkan SK pemberhentian sementara kepada Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip yang diserahkan Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah DR Jemmy Kumendong kepada Bupati Petrus Simon Tuange dan disaksikan oleh Forkopimda serta perwakilan DPRD Talaud. (TK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here