Home Ekonomi Kembangkan Ekonomi Masyarakat, Freeport Panen Ikan Hasil Budidaya

Kembangkan Ekonomi Masyarakat, Freeport Panen Ikan Hasil Budidaya

0
SHARE
Budidaya ikan nila masyarakat Suku Kamoro dalam program Community Economic Development PT Freeport Indonesia. Foto: Istimewa

TIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Department Economic Local Development melakukan panen perdana ikan nila yang merupakan hasil uji coba budidaya ikan pada keramba jaring apung yang berada di Mil 15, Tanggul Barat.

Kegiatan panen perdana tersebut dihadiri Group Leader Low Land Economic Local Development PTFI, Roy Tirajoh, Tokoh Pemuda Kamoro Leonardus Tumuka, perwakilan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK) Agus Takati, serta masyarakat kamoro selaku pengelola keramba jaring apung tersebut.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Dimana saat itu hasilnya belum cukup memuaskan, sehingga baru hari ini kita bisa panen perdana ikan nila yang kita kembangkan di sini,” kata Group Leader Low Land Economic Local Development PTFI, Roy Tirajoh, saat ditemui disela kegiatan tersebut.

Roy menyebutkan, program uji coba budidaya keramba jaring apung yang dikembangkan PTFI tersebut dengan melibatkan masyarakat di sekitar yaitu masyarkat asli Suku Kamoro yang terbagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok Nawaripi dan kelompok Koperapoka. “Jadi, kami melibatkan masyarakat Kamoro yang dibagi menjadi dua kelompok. Sejauh ini kerja sama kami dengan mereka di lapangan cukup baik,” ujarnya.

Roy menambahkan, kegiatan ini merupakan uji coba kedua dimana dirinya bersama-sama dengan tim mulai menabur bibit ikan pada bulan juni 2017 lalu. Kata dia, adapun jenis bibit ikan yang dikembangkan adalah, Ikan Nila dimana bibit ikan diperoleh melalui Department Environmental PTFI. “Untuk bibit ikan nila itu kami dapat dari teman-teman di Departemen Enviromental,” ujarnya.

Sebelum panen perdana, Roy mengaku, telah melakukan penimbangan untuk mengetahui layak tidaknya pemanenan ikan dilakukan. “Ini merupakan kegiatan yang sifatnya intensif. Jadi, harus berkepanjangan dan memang harus ada yang mengembangkannya. Makanya kita gandeng masyarakat di daerah sini supaya mereka yang kelola, dengan harapan hal ini dapat bermanfaat untuk masyarkat sendiri,” ungkapnya.

Kesempatan yang sama, Leonardus Tumuka mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi program yang dilaksanakan PTFI guna mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar. Namun, Leo berharap PTFI juga rutin melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam pembudidayaan ikan.

“Melalui uji coba ini masyarakat bisa merasakan manfaat ekonomi didalamnya. Selain itu, ada ilmu pengetahuan terkait budidaya ikan juga yang diperoleh. Kita berharap supaya ini diberikan pendampingan terus oleh PTFI, supaya kedepan hal semacam ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara perwakilan LPMAK Agus Takati mengatakan pihaknya sangat mendukung program PTFI tersebut. Pihaknya berharap budidaya ikan keramba apung tersebut bisa menajdi usaha yang dikembangkan oleh masyarkat Kamoro kedepan. “Nanti kita akan lihat, kalau memang ini bisa menjadi usaha yang baik bagi masyarakat, maka LPMAK bisa memberikan bantuan. Intinya kami berharap masyarakat dapat berkembang dan bisa mandiri,” kata Agus. (NG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here