Legislatif Dukung Program Anies-Sandi Soal TKD untuk Guru Madrasah

Legislatif Dukung Program Anies-Sandi Soal TKD untuk Guru Madrasah

0
SHARE
Cagub dan Cawagub nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat menghadiri Rabu Bersama di Gor Sunter, Jakut, Rabu siang (11/1) | Foto: DG

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR, Ledia Hanifa, mendukung gagasan Cagub dan Cawagub Anies-Sandi yang akan memberikan tnjangan kinerja daerah (TKD) kepada guru madrasah, karena mewujudkan rasa keadilan sosial di bidang pendidikan.

Menurutnya, selama ini nasib sekolah madrasah di Indonesia, termasuk Jakarta, masih sangat memprihatinkan. Selain soal sarana dan prasarana, kesejahteraan gurunya pun berbeda jauh dengan sekolah umum.

Pemprov DKI diketahui memberikan TKD yang cukup besar bagi guru di sekolah umum, Rp3-5 juta per bulan. Sementara, tenaga pengajar di madrasah tidak memperoleh tunjangan tersebut.

“DKI itu punya APBD besar. Terbesar bahkan se-Indonesia. Tapi, nasib guru madrasahnya masih memprihatinkan, karena tak tersentuh anggaran TKD. Itu sebabnya salah satu program unggulan Anies-Sandi yang akan memberikan TKD ini, termasuk para guru madrasah, sangat baik,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Kata Ledia, guru madrasah pun berhak atas TKD sebagaimana yang diterima oleh guru di sekolah umum. Sebab, berdasarkan UU Sisdiknas No. 20/2003 menerangkan, kedudukan jenjang pendidikan umum, agama, negeri, dan swasta sama.

“Jutaan siswa sekolah tingkat SD-SMA di Indonesia tidak semua tertampung di sekolah umum, baik negeri dan swasta. Sebagian dari anak bangsa peserta didik ini ditampung di madrasah. Maka, harus ingat madrasah adalah bagian dari pengerak sistem pendidikan Indonesia,” tukasnya. (FH)

LEAVE A REPLY