Home Sosbud Lima Penambang Pasir Korban Longsor di Magelang Meninggal Dunia

Lima Penambang Pasir Korban Longsor di Magelang Meninggal Dunia

0
SHARE
Ilustrasi Jenazah | Foto: Antara

JAKARTA – Sebanyak lima dari delapan korban musibah longsor di penambangan pasir Cawang, di alur Sungai Bebeng, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, meninggal dunia. Korban tertimbun longsor susulan yang terjadi pada Selasa (19/12) pagi.

Kepala Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Sungkono mengatakan kelima korabn merupakan warga desanya. Kelimanya adalah Tri Yuni, Zaenudin, Mat Haedi, Iwan, dan Heri. Korban diketahui berprofesi sebagai penambang pasir manual.

“Kelimanya warga saya, masih muda-muda itu. Usia sekitar 25-30 tahun” kata Sungkono, di RSUD Muntilan.

Dia menjelaskan, kelimanya pergi menambang seperti biasa. Mereka menuju lokasi penambangan Cawang. Di lokasi tersebut, pada Senin (18/12) malam terjadi longsor.

“Sehingga pasirnya menumpuk. Kelimanya bersama penambang lain kemudian mau mengangkut pasir itu pagi jam 10 pagi,” ujarnya.

Ketika sedang mengambil pasir hasil longsoran, tiba-tiba tebing kembali mengalami longsor susulan. Mereka kemudian tertimbun material pasir dan batu dari tebing setinggi 25 meter tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Dusun Kemburan, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Mugiyono menambahkan, kelima pemuda tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (ENA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here