Home Ekonomi Luhut: PPA Sudah Final, Jangan Ada Evaluasi

Luhut: PPA Sudah Final, Jangan Ada Evaluasi

0
SHARE
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. | Foto; istimewa

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengkritik persoalan kontrak jual-beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) PT PLN (Persero) dengan pengembang swasta, terkait harga jual listrik dari pembangkit. Menurut Luhut, jika kontrak PPA sudah ditandatangani, evaluasi tidak perlu dilakukan.

“Kalau sudah PPA itu ya sudah final, jangan lagi ada evaluasi. Jadi Kalau memang amandemen itu prosesnya di PPA itu,” kata Luhut di kantornya, Kamis (23/11).

Luhut mengatakan, evaluasi terhadap PPA berpengaruh terhadap investasi asing di dalam negeri. Ketidakpastian dapat mempengaruhi minat para investor untuk berinvestasi.

“Jadi jangan terjadi lagi, jadi dalam PPA itu semua proses diselesaikan. Once PPA tanda tangan ya sudah selesai, sudah final. Kita evaluasi semua yang menurut orang-orang investasi luar jadi ribet begini, bisa kita pastikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dirjen Ketenagalistrikan, Andy Noorsaman Sommeng, yang mewakili Kementerian ESDM mengirimkan surat untuk Direktur Utama PLN untuk meninjau ulang kontrak jual beli listrik dengan pengembang swasta, soal harga jual listrik dari pembangkit.

Andy menyarankan PLN melakukan peninjauan ulang terhadap kontrak jual-beli pembangkit listrik swasta, PLTU skala besar yang berlokasi di Pulau Jawa. Peninjauan tersebut belum masuk tahap konstruksi atau belum mendapatkan Surat Jaminan Kelayakan Usaha (SJKU) dari Kementerian Keuangan.

Peninjauan tersebut meliputi harga jual tenaga listrik pembangkit paling tinggi 85% dari biaya pokok pembangkit di sistem ketenagalistrikan setempat. Hasil dari peninjauan itu dapat dilaporkan kepada Menteri ESDM. Evaluasi dilakukan agar harga listrik untuk masyarakat bisa lebih terjangkau. (ENA)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here