Home Gaya Hidup Melihat Karya Seniman Muda Asia Tenggara di Pameran Mutual Unknown

Melihat Karya Seniman Muda Asia Tenggara di Pameran Mutual Unknown

0
SHARE
Melihat Karya Seniman Muda Asia Tenggara di Pameran Mutual Unknown | Foto: istimewa

JAKARTA – Galeri Nasional menggelar pameran seni eksperimental seniman muda Asia Tenggara yang diberi tema “Mutual Unknown”. Pameran yang diikuti sembilan seniman dan tiga kurator tersebut dibuka pada Jumat (2/6) dan akan berakhir pada Sabtu (17/6) mendatang.

Terdapat perbedaan dalam pameran ini. Pengunjung akan disuguhkan sebuah pameran dimana para seniman akan berkarya pada saat pameran dan berinteraksi langsung dengan pengunjung galeri.

Pengunjung yang hadir diharapkan dapat berbagi pandangan, mengajukan pertanyaan, dan secara aktif berinteraksi dalam proses penciptaan karya seni. Alih-alih sebagai presentasi dari sebuah hasil, Mutual Unknown merupakan pameran berbasis proses.

Seniman dan proses karya dalam pameran ini diposisikan sebagai sebuah pintu awal diskusi dan komunikasi aktif bagi seluruh pengunjung pameran. Karenanya tidak ada karya yang sudah selesai untuk bisa dilihat dalam pameran ini.

“Mutual Unknown” menghadirkan karya dari seniman-seniman di Asia Tenggara, antara lain Azam Aris (Malaysia), Fajar Abdi (Indonesia), Nuttapon Sawasdee (Thailand), Thuy Tien Nguyen (Vietnam), Tan Vatey (Kamboja), Renz Lee (Filipina), Kaung Myat Thu (Myanmar), Leonard Nard (Singapura), dan Noy Xayatham (Laos). Serta tiga kurator yaitu Henry Tan (Thailand), Sally Texania (Indonesia), dan Rifandy Priatna (Indonesia).

Pameran yang diselenggarakan oleh CuratorsLAB dan didukung penuh oleh Goethe-Institut dan Galeri Nasional Indonesia-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (EP)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here