Home Parlemen Pansus Angket Pangaruhi Kepercayaan Masyarakat pada Parpol

Pansus Angket Pangaruhi Kepercayaan Masyarakat pada Parpol

0
SHARE
Ilustrasi menolak hak angket KPK | Foto: Antara/ Mohammad Ayudha

JAKARTA – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap partai politik bila dalam proses kerjanya mengabaikan pandangan publik terhadap lembaga anti rasuah.

“KPK masih mendapat kepercayaan publik yang besar. Sudah semestinya partai-partai politik yang memiliki fraksi di DPR menangkap aspirasi rakyat tersebut. Bukan mengabaikan,” kata Peneliti Pusat Laboratorium Politik Indonesia Mohammad Hailuki saat dihubungi, Senin (12/6).

Luki mengatakan jika partai politik mengabaikan suara publik, maka akan ada kesenjangan kepercayaan publik terhadap sistem politik Indonesia. “Dapat berdampak pada gagalnya konsolidasi demokrasi kita, karena demokrasi yang sehat mensyaratkan adanya komitmen politik yang kuat dalam penegakan hukum termasuk pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Menurutnya, komitmen tersebut terutama seharusnya datang dari partai politik berkuasa saat ini di pemerintahan. Namun ironis, partai itu justru menjadi motor utama Pansus Angket KPK.

Luki menegaskan apapun keputusan pansus angket KPK pada akhirnya tetap harus dijalankan oleh pemerintah yang juga dijalankan oleh koalisi partai politik pengusul pansus angket.

Sementara terkait dengan respons KPK, Luki mengingatkan Pansus seharusnya tidak dibawa ke ranah politik sehingga KPK tak perlu menanggapi pembentukan Pansus ini secara politis. “Sedangkan DPR melalui Pansus angket pun harus fokus dan lurus kepada pengawasan pengelolaan anggaran dan kinerja KPK tanpa mempolitisir kepada hal-hal lainnya,” tegas Luki. (KK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here