Home Nasional Pemerintah Ambil Langkah Cepat Bubarkan HTI

Pemerintah Ambil Langkah Cepat Bubarkan HTI

0
SHARE
Menkopolhukam Wiranto | Foto: Antara/Yudhi Mahatma

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan pemerintah akan mengambil langkah tercepat dalam membubarkan organisasi masyarakat (ormas) yang dinilai anti-Pancasila, seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Pembubaran ormas anti-Pancasila itu satu keniscayaan. Mau tidak mau, harus kita selesaikan. Negeri ini berdaulat,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/6).

Menurut Wiranto, tidak mungkin di Indonesia ada kekuatan dan gerakan yang anti terhadap ideologi negara. Langkah pembubaran dipastikan rasional, konstitusional dan tidak melawan hukum.

“Sabar saja. Waktu kan, relatif. Yang jelas secepatnya, lebih cepat, lebih baik. Ini kan, negara hukum. Kalau melanggar hukum ya dihukum kan, begitu,” ujarnya.

Mekanisme pembubaran ormas selama ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas dinilai sulit sekaligus memakan waktu panjang. Alternatif payung hukum yang digunakan adalah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Ormas. Langkah ini dinilai lebih cepat dan tidak melanggar undang-undang.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Pancasila satu-satunya ideologi bangsa Indonesia. Jokowi mengatakannya di hadapan sekitar 1.500 prajurit TNI usai menunaikan salat Jumat dan santap siang di Aula Kartika, Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5).

“Sekali lagi, negara Pancasila itu sudah final. Tidak boleh dibicarakan lagi,” kata Jokowi.

Jokowi menyatakan, bila terdapat ormas yang ingin keluar dan mengganggu ideologi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kebhinekaan bangsa, maka dapat dianggap bertentangan dengan hal yang sangat fundamental bagi bangsa. Presiden memastikan negara tidak akan tinggal diam.

“Kalau ada ormas yang seperti itu, ya kita gebuk,” tegasnya. (ENA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here